Minggu, 12 April 2026

Tanggal 15 Februari 2026 Memperingati Hari Apa? Ada 5 Peringatan Penting

Terdapat 5 peringatan pada 15 Februari 2026 yaitu HUT Hubungan Diplomatik Indonesia–Denmark hingga International Childhood Cancer Day.

Bimas Islam Kemenag RI/simbi.kemenag.go.id
PERINGATAN 15 FEBRUARI - Bulan Februari 2026 dalam Kalender Islam Kemenag. Terdapat 5 peringatan pada 15 Februari 2026 yaitu HUT Hubungan Diplomatik Indonesia–Denmark hingga International Childhood Cancer Day. 

Setiap 15 Februari, dunia memperingati International Childhood Cancer Day (ICCD) yang digagas oleh Childhood Cancer International.

Pada tahun 2026, tema yang diusung adalah “Demonstrating Impact: From Challenge to Change” atau “Mendemonstrasikan Dampak: Dari Tantangan Menuju Perubahan.” 

Mengutip dari https://www.childhoodcancerinternational.org/, tema ini menekankan pentingnya menunjukkan hasil nyata perjuangan komunitas global dalam memperluas akses perawatan kanker anak.

Setiap tahunnya, lebih dari 400.000 anak dan remaja di bawah usia 20 tahun didiagnosis kanker. 

Meski menjadi salah satu penyebab kematian akibat penyakit pada anak, kemajuan medis telah meningkatkan tingkat kesembuhan secara signifikan, bahkan dapat mencapai 80 persen di negara berpenghasilan tinggi. 

Namun, di negara berpenghasilan rendah dan menengah, peluang tersebut bisa turun drastis hingga sekitar 20 persen.

ICCD juga berjalan selaras dengan inisiatif global Organisasi Kesehatan Dunia untuk meningkatkan angka kelangsungan hidup kanker anak hingga 60 persen secara global. 

Peringatan ini menjadi pengingat bahwa akses terhadap diagnosis dini, pengobatan tepat, serta dukungan psikososial adalah hak setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi.

3. International Angelman Day

Tanggal 15 Februari juga diperingati sebagai International Angelman Day (IAD), hari untuk meningkatkan kesadaran tentang Sindrom Angelman, kelainan genetik langka yang memengaruhi kromosom 15 dan berdampak pada perkembangan saraf, dikutip dari National Today.

Sindrom ini pertama kali diidentifikasi oleh dokter anak asal Inggris, Harry Angelman, pada tahun 1956. 

Kondisi tersebut ditandai dengan keterlambatan perkembangan signifikan, gangguan keseimbangan dan motorik, minimnya kemampuan berbicara, serta ekspresi ceria yang khas. 

Diperkirakan satu dari 15.000 bayi lahir dengan kondisi ini.

Nama “Angelman” diusulkan secara resmi pada 1980-an oleh para peneliti medis untuk menggantikan istilah lama yang kurang tepat. 

Sejak 2013, 15 Februari disepakati secara global sebagai hari peringatannya.

Melalui kampanye global, termasuk penggunaan pita atau sayap malaikat berwarna biru, komunitas internasional mendorong riset, edukasi publik, serta dukungan terhadap keluarga penyintas. 

4. Singles Awareness Day (Hari Kesadaran Para Jomblo)

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved