Rabu, 20 Mei 2026

Prabowo Undang Mantan Presiden dan Wapres ke Istana Malam Ini, Jokowi Dijadwalkan Hadir

Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah tokoh ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Dokumentasi Sekretariat Presiden
UNDANG MANTAN PRESIDEN - Potret Presiden Prabowo Subianto. Ia mengundang sejumlah tokoh termasuk Jokowi dan SBY ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Prabowo undang SBY dan Jokowi ke Istana
  • Jokowi dipastikan penuhi undangan Prabowo di Istana
  • Prabowo pun undang mantan Wapres hingga Ketua Umum Partai Politik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah tokoh ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

Mereka yang diundang di antaranya Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan juga Presiden Ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi).

Ajudan Jokowi AKBP Syarif Fitriansyah membenarkan adanya undangan bagi Jokowi ke Istana.

Ia mengatakan berdasarkan undangan yang diterima, acara tersebut berlangsung pada pukul 19.30 WIB.

"Iya benar," kata Syarif kepada Tribunnews.com.

Syarif mengaku belum mengetahui apa agenda undangan tersebut.

Baca juga: Prabowo Tak Sampaikan Duka atas Wafatnya Ali Khamenei, Guntur Romli: Bagaimana Mau Jadi Juru Damai?

Namun yang pasti kata dia, Jokowi dijadwalkan hadir.

"InsyaAllah bapak hadir," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun selain mantan Presiden, turut diundang juga Mantan Wapres, para Ketua Umum Partai Politik koalisi pemerintah, serta mantan Menteri Luar Negeri.

Panggil Menteri

Pada Selasa (2/3/2026) kemarin, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta.

Prabowo memanggil para pembantunya untuk membahas dampak perang Amerika Serikat-Israel Vs Iran.

Baca juga: Prabowo dan 3 Presiden Terdahulu Kenang Sosok Try Sutrisno, Prajurit Sejati dan Negarawan

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan konflik di kawasan Timur Tengah mengganggu pasokan minyak dunia karena ditutupnya Selat Hormutz.

"Mungkin menyangkut dengan kondisi terkini, geopolitik ya, menyangkut dengan penutupan Selat Hormuz Iran. Karena ini juga antisipasi tentang pasokan minyak dunia," kata Bahlil di Istana.

Politikus Golkar tersebut mengatakan bahwa pasokan minyak sangat penting untuk dibahas sekarang ini, karena menyangkut kebutuhan dalam negeri dalam menghadapi libur lebaran.

"Karena bagaimanapun kita masih melakukan impor sebelum Lebaran," katanya.

Bahlil mengatakan pihaknya saat ini sedang menyusun langkah mitigasi untuk mengantisipasi melonjaknya harga minyak dunia.

Ia akan rapat terlebih dahulu dengan Dewan Energi Nasional membahas hal tersebut.

"Nanti, saya besok insyaAllah akan rapat Dewan Energi Nasional. Rapat dulu baru saya laporkan," katanya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved