Cuaca Ekstrem
Indonesia Dikepung 3 Bibit Siklon Tropis 3-5 Maret, BMKG Warning Cuaca Ekstrem 9 Provinsi Ini
Waspada! 3-5 Maret Indonesia dikepung 3 bibit siklon tropis. BMKG warning cuaca ekstrem di 9 provinsi & gelombang 4 meter. Cek detailnya!
Ringkasan Berita:
- Sistem Aktif: Tiga bibit siklon (90S, 93S, dan 92P) muncul serentak di sisi Barat, Selatan, dan Timur Indonesia.
- Dampak Daratan: Potensi hujan lebat disertai angin kencang mengancam wilayah Banten hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).
- Dampak Lautan: Waspada gelombang tinggi hingga 4 meter di Samudra Hindia dan Laut Arafura.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 3 hingga 5 Maret 2026.
Penyebab utamanya adalah kemunculan tiga bibit siklon tropis secara bersamaan yang kini "mengepung" wilayah nusantara.
Ketiga sistem tersebut adalah Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia (selatan Banten–Jawa Barat), 93S di sebelah barat laut daratan Australia, dan 92P di Teluk Carpentaria (selatan Papua).
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa pihaknya memantau pergerakan ketiga sistem ini melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) atau Pusat Peringatan Dini Siklon Tropis Jakarta secara intensif selama 24 jam penuh.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak tidak langsungnya, seperti genangan atau angin kencang,” ujar Faisal, Selasa (3/3/2026).
Daftar 9 Provinsi Siaga Hujan Lebat
Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa Bibit Siklon 90S memiliki peluang paling tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24–48 jam ke depan.
Kondisi ini memicu area pertemuan angin (konfluensi) yang memicu hujan intensitas sedang hingga lebat di 9 provinsi berikut:
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
Baca juga: Harga Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Bakal Pilih Naikkan Harga BBM atau Subsidi Membengkak?
Ancaman Gelombang 4 Meter
Sektor kelautan juga diminta waspada tinggi. Plh. Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menyebut peningkatan kecepatan angin berdampak langsung pada kondisi perairan nasional.
Gelombang kategori tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, perairan selatan Banten hingga Bali, Laut Sawu, serta Laut Arafura di selatan Papua Selatan.
BMKG menegaskan akan terus memperbarui informasi secara berkala. Masyarakat diminta waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, serta memastikan hanya merujuk pada kanal resmi BMKG untuk menghindari informasi yang tidak benar atau hoaks.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/citra-satelit-BMKG-menunjukkan-posisi-tiga-bibit-siklon-tropis-cuaca-ekstrem.jpg)