Cuaca Ekstrem
Siklon Gezani Hancurkan Madagaskar: 38 Orang Tewas, Mozambik Bersiap Siaga Hadapi Dampak Susulan
Topan Gezani mengamuk di Madagaskar, 38 orang tewas & 12.000 warga mengungsi. Kini Mozambik bersiaga hadapi ancaman badai susulan.
Ringkasan Berita:
- Topan Gezani menghantam Toamasina, Madagaskar, menewaskan sedikitnya 38 orang dan menghancurkan ribuan rumah.
- Pemerintah menetapkan status bencana nasional sementara jalur logistik terputus dan ribuan warga mengungsi.
- Badai diperkirakan kembali menguat di Selat Mozambik dan mengancam wilayah selatan Mozambik.
TRIBUNNEWS.COM - Madagaskar tengah berduka setelah Topan Gezani menghantam kota Toamasina awal pekan ini.
Bencana ini menyebabkan sedikitnya 38 orang tewas, belasan ribu orang mengungsi, dan kerusakan infrastruktur yang sangat parah di wilayah pesisir timur negara tersebut.
Mengutip laporan dari Kantor Nasional Manajemen Risiko dan Bencana Madagaskar (BNGRC) pada Jumat (13/2/2026), selain korban jiwa, terdapat enam orang yang masih dinyatakan hilang dan 374 lainnya luka-luka.
Badai yang membawa angin berkecepatan 250 kilometer/jam ini telah menghancurkan lebih dari 18.000 rumah.
Pemimpin baru Madagaskar, Kolonel Michael Randrianirina, telah mendeklarasikan status bencana nasional.
Dilansir dari Al Jazeera, Randrianirina menyebut bahwa siklon tersebut telah menghancurkan hingga 75 persen wilayah Toamasina dan sekitarnya.
"Kami menyerukan solidaritas internasional untuk membantu proses pemulihan," tegasnya.
Lumpuhnya Jalur Logistik dan Komunikasi
Baca juga: Siklon Gezani Terjang Madagaskar: 9 Tewas, Kota Toamasina Lumpuh akibat Angin 250 Km/Jam
Dampak dari Topan Gezani membuat jalur utama yang menghubungkan Toamasina dengan ibu kota Antananarivo terputus.
Hal ini menghambat konvoi bantuan kemanusiaan untuk mencapai lokasi terdampak.
Melansir data dari Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) PBB, ribuan orang terpaksa tinggal di pengungsian sementara karena rumah mereka terendam banjir atau hancur tertimpa puing bangunan.
Prancis telah mengumumkan pengiriman bantuan makanan dan tim penyelamat dari Pulau Reunion untuk mendukung upaya evakuasi dan pemulihan di lapangan.
Mozambik Bersiap Menghadapi Ancaman
Meski telah melewati Madagaskar, ancaman belum berakhir.
Dikutip dari laporan Gulf News, Pusat Meteorologi La Reunion memprediksi Gezani akan kembali menguat menjadi siklon saat mencapai Selat Mozambik dan berpotensi menghantam wilayah selatan Mozambik pada Jumat malam.
Pemerintah Mozambik telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut setinggi 10 meter dan angin kencang. Warga di daerah pesisir didesak untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Baca juga: Krisis Kepemimpinan di Madagaskar: Rajoelina Kabur, Militer dan Parlemen Berebut Kekuasaan