Dari Bikin Konten sampai Keuangan Digital, Ini Cerita Mahasiswa UI Ikut SPARK Student Ambassador
Melalui program SPARK student ambassador, peserta tidak hanya membuat konten promosi, tetapi juga terlibat dalam dinamika kerja di dunia industri.
TRIBUNNEWS.COM - Program student ambassador kerap dipandang sebatas aktivitas promosi di media sosial. Namun, bagi sebagian mahasiswa, peran tersebut juga dapat menjadi pintu masuk untuk memahami secara langsung dinamika kerja di dunia industri.
Pengalaman ini dirasakan oleh Raihan Naufal, mahasiswa D4 Produksi Media Universitas Indonesia, yang mengikuti program student ambassador yang diinisiasi oleh ShopeePay dan SeaBank.
Dalam program tersebut, peserta tidak hanya membuat konten promosi, tetapi juga terlibat dalam berbagai aktivitas yang lebih strategis, mulai dari penyusunan proposal, pitching sponsorship, hingga negosiasi dengan berbagai pihak eksternal.
Melalui pendekatan tersebut, program ini dirancang sebagai ruang belajar yang lebih komprehensif bagi mahasiswa. Peserta tidak hanya dilatih dalam aspek komunikasi dan pemasaran, tetapi juga diperkenalkan pada praktik kerja yang relevan dengan kebutuhan industri, seperti pengelolaan kolaborasi kampus, manajemen pemangku kepentingan, serta pemahaman literasi keuangan digital.
“Selama mengikuti program ini, saya benar-benar merasakan bagaimana rasanya membawa nama brand ShopeePay dan SeaBank. Hal itu membuat saya lebih berhati-hati dalam berbicara, lebih profesional dalam menyampaikan informasi, dan lebih bertanggung jawab dalam setiap komunikasi,” ujar Naufal.
Pengalaman tersebut makin terasa ketika ia terlibat dalam pengurusan sponsorship untuk kegiatan kampus. Dalam proses tersebut, ia harus bernegosiasi dengan berbagai pihak eksternal yang memiliki karakter dan kepentingan yang berbeda.
“Ketika mengurus sponsorship acara kampus, saya harus bernegosiasi dengan berbagai pihak eksternal yang memiliki karakter dan kepentingan berbeda. Dari situ saya belajar bagaimana mengelola ekspektasi, menyusun strategi komunikasi, dan tetap menjaga citra brand,” tambahnya.
Selain mengasah kemampuan komunikasi, Naufal juga merasakan dampak program tersebut terhadap cara pandangnya dalam mengelola keuangan pribadi.
“Melalui workshop yang diberikan, saya jadi lebih memahami pentingnya diversifikasi rekening untuk mengontrol arus keuangan. Banyak mahasiswa menganggap punya beberapa rekening itu ribet, padahal justru dengan pemisahan yang jelas, kita bisa lebih disiplin dan terstruktur dalam mengatur pengeluaran,” tutur Naufal lagi.
Baca juga: Kemnaker: Shopee Affiliate Jadi Peluang Kerja Baru di Era Digital
Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Yoga Eka P, mahasiswa Public Relations Universitas Indonesia. Ia menilai keterlibatannya dalam SPARK memberi pengalaman industri yang belum pernah didapatkan di bangku kuliah.
“Di SPARK, saya belajar menyusun proposal sponsorship yang benar-benar digunakan untuk pitching ke pihak eksternal. Saya juga belajar bagaimana menyampaikan ide secara persuasif, menghadapi penolakan, dan menyesuaikan strategi agar kerja sama tetap bisa berjalan,” ungkap Yoga.
“Pengalaman ini sangat berharga karena tidak saya dapatkan secara langsung di kelas, tetapi justru sangat relevan untuk karier saya ke depan di bidang komunikasi,” lanjutnya.
Menurut Yoga, keterlibatan langsung dalam manajemen sponsorship dari perspektif brand membantunya memahami bagaimana sebuah perusahaan besar bekerja secara strategis dan terukur.
Dalam menyampaikan edukasi keuangan digital kepada teman sebaya, para peserta SPARK juga mengedepankan pendekatan yang relatable. Format video dengan hook kuat di awal, konten POV yang kasual, hingga carousel berisi tips praktis menjadi strategi agar pesan tetap ringan namun informatif.
Melalui kombinasi pengalaman industri, literasi keuangan digital, dan pengembangan soft skills, SPARK menunjukkan bahwa mahasiswa dapat diberikan kepercayaan lebih dari sekadar peran promosi.
Program ini menjadi jembatan konkret antara dunia akademik dan industri, sekaligus membekali talenta muda dengan kompetensi yang relevan untuk berkarir di bidang komunikasi, marketing, dan fintech.
Baca juga: Kaleidoskop Satu Dekade Shopee: Menciptakan Dampak bagi Ekosistem melalui Inovasi & Kolaborasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPARK-student-ambassador.jpg)