Sabtu, 2 Mei 2026

Kemnaker: Shopee Affiliate Jadi Peluang Kerja Baru di Era Digital

Kemnaker nilai Shopee Affiliate bisa jadi peluang kerja baru dan bantu tekan pengangguran.

Tayang:
Editor: Content Writer
Istimewa
SHOPEE AFFILIATE - Staf Khusus Menteri Menteri Ketenagakerjaan, Herry Nugaraha (dua dari kanan) saat talkshow di sela acara program Training of Trainers (ToT) Shopee Affiliate di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Jawa Barat, Rabu (11/2/2026). 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyebutkan bahwa affiliate marketing di marketplace digital berpotensi menjadi jenis pekerjaan baru yang memanfaatkan teknologi digital untuk membuka peluang ekonomi baru. 

Oleh karena itu, penting bagi generasi muda atau angkatan kerja didorong untuk mempersiapkan diri mereka dengan keterampilan yang relevan, terus reskilling dan upskilling, salah satunya dengan meningkatkan keahlian sebagai affiliate.

Staf Khusus Menteri Menteri Ketenagakerjaan, Herry Nugaraha mengatakan, pelatihan vokasi menjadi penting di tengah pertumbuhan ekosistem digital yang pesat. 

“Pelatihan vokasi seperti affiliate bertujuan bukan hanya untuk memperoleh teori tetapi tentang pentingnya membekali masyarakat Indonesia dengan keterampilan yang dapat langsung diterapkan seperti bekerja, meningkatkan karier, hingga mampu memulai usaha mandiri,” kata dia saat talkshow di sela acara program Training of Trainers (ToT) Shopee Affiliate di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Jawa Barat, Rabu (11/2/2026).

Herry berpendapat, affiliate ini bisa memberikan dampak yang cukup besar dan memberikan manfaat langsung kepada calon pekerja atau bahkan pekerja yang ingin mendapatkan pendapatan tambahan. Ia memberi contoh, di Amerika Serikat, di mana sektor digital kini mendukung jutaan pekerjaan yang berkembang pesar, termasuk 1,5 juta pekerjaan penuh waktu sebagai digital creator.

Baca juga: Merchant ShopeeFood Raih Shopee Super Awards 2025, Labbaik Chicken dan Se’Indonesia Bersinar

Angka itu meningkat 7,5 kali lipat sejak 2020, mencerminkan bagaimana pekerjaan berbasis digital membentuk pasar kerja baru. “Ini menunjukkan kalau definisi pekerja sekarang sudah berubah, sepuluh tahun mungkin pekerja identik dengan pabrik, atau sektor formal,” tambahnya.

Untuk itu, Kemnaker melihat kalau program affiliate ini bisa menjadi salah satu potensi besar dalam pengurangan pengangguran terbuka terutama bagi calon pekerja yang baru lulus sekolah atau kuliah. Kemnaker sendiri berkolabolari dengan Shopee Indonesia untuk mengadakan program Training of Trainers (ToT) Shopee Affiliate. 

Program ini diikuti oleh 100 peserta yang merupakan instruktur dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kemnaker yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Para instruktur tersebut akan mengikuti pelatihan yang dibawakan oleh para trainer dari Akademi Pengajar Kampus UMKM Shopee yang telah tersertifikasi oleh BNSP dan dilengkapi dengan materi pembelajaran yang komprehensif. 

Melalui program ini, peserta dibekali akan pengetahuan dan keterampilan seputar ekosistem affiliate marketing agar dapat menerapkan pelatihan serupa di balai vokasi masing-masing dan menjangkau peserta di berbagai daerah. 

Baca juga: Intip Kisah Inspiratif Guru Honorer Raih Penghasilan Tambahan Lewat Shopee Affiliate dan Shopee Live

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved