Pemerintah Targetkan Akhir 2026 Cek Kesehatan Gratis Capai 200 Juta Penerima Manfaat
pada tahun 2025, layanan Cek Kesehatan Gratis ditargetkan menyasar 130 juta orang.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah menyampaikan capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2025 telah menjangkau kurang lebih 70 juta orang.
- Pada tahun ini, program tersebut ditargetkan menyasar 130 juta orang.
- Pada tahun 2026 jumlah puskesmas yang akan melayani CKG akan diperluas.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menyampaikan capaian salah satu program prioritas, yakni Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah menjangkau puluhan juta orang.
Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengatakan bahwa jumlah masyarakat yang mendapatkan layanan tersebut terus bertambah.
Baca juga: Fakta CKG 2025: 1 dari 5 Anak Usia Sekolah–Remaja Alami Hipertensi
Pada 2025, layanan CKG telah menjangkau kurang lebih 70 juta orang. Pada tahun ini, program tersebut ditargetkan menyasar 130 juta orang.
"Jadi kalau nanti tercapai totalnya 200 juta (selama) 2 tahun, 2025–2026," kata Qodari dalam konferensi pers Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Qodari menambahkan, dari Januari hingga Februari 2026 jumlah yang mendapat layanan CKG adalah 10.563.593 orang di 9.543 puskesmas yang tersebar di 514 kabupaten/kota.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 714.808 peserta atau sekitar 8,6 persen telah mendapatkan pengobatan.
"Sementara lebih dari 7,5 juta peserta lainnya masih dalam proses tindak lanjut oleh Kementerian Kesehatan," katanya.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 jumlah puskesmas yang akan melayani CKG akan diperluas.
Sejumlah instansi bekerja sama agar jumlah puskesmas yang melayani CKG bertambah.
"Pada tahun 2026 pelaksanaan CKG akan diperluas dengan melibatkan 10.300 puskesmas serta dukungan dari Kementerian Dalam Negeri," pungkasnya.