Senin, 27 April 2026

Reshuffle Kabinet

Isu Reshuffle Kabinet, Beredar Nama-nama Pejabat yang Akan Diganti dan Menempati Pos Baru

Informasi yang dihimpun Tribunnews.com, sejumlah pos pejabat negara setingkat menteri dan kepala lembaga akan di-reshuffle.

|
Penulis: Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ISU RESHUFFLE KABINET - Presiden Prabowo Subianto didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersiap berfoto bersama Menteri Kabinet Merah Putih usai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/10/2024). Hari ini beredar kabar sejumlah pejabat negara setingkat menteri akan mengalami rotasi. 

Ringkasan Berita:
  • Wacana perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih berhembus sejak pekan lalu
  • Hari ini sejumlah nama-nama yang akan diganti dan menduduki jabatan baru beredar di kalangan media.
  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pekan lalu mengatakan publik menunggu saja kabar dari presiden.
  • Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham menegaskan bahwa reshuffle harus dimaknai sebagai langkah strategis untuk memperbaiki kinerja pemerintahan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak pekan lalu berhembus kabar Presiden Prabowo Subianto kembali akan melakukan resfhuffle (perombakan) anggota kabinet pemerintahannya.

Bahkan informasinya dalam waktu dekat, Prabowo akan melakukan reshuffle 'terbatas'.

Informasi yang dihimpun Tribunnews.com, Senin (27/4/2026), sejumlah pos pejabat negara setingkat menteri dan kepala lembaga akan di-reshuffle.

Siapa saja?

  • Kabarnya Jenderal Dudung dipercaya akan menduduki Kepala Staf Presiden (KSP) yang baru menggantikan Muhammad Qodari.
  • Muhammad Qodari informasinya akan dipindahkan menjadi Juru Bicara Presiden sekaligus Kepala Bakom.
  • Qodari dipercaya akan mengisi pos yang selama ini dianggap 'kelemahan' pemerintahan Presiden Prabowo yakni soal komunikasi publik.
  • Pos lainnya Kepala Badan Karantina kabarnya diisi Abdul Kadir Karding (mantan Menteri P2MI 2024‑2025).
  • Mantan Kepala PCO/Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi kabarnya juga akan ditunjuk menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Tribunnews.com telah menghubungi  Muhammad Qodari  pagi ini melalui pesan WhatsApp.

"Mohon doa yang terbaik," tulis Qodari diakhiri emoji senyum.

Selasa 23 April, Presiden Prabowo melakukan pertemuan empat mata dengan Luhut Binsar Panjaitan.

Setelah itu Prabowo juga memanggil Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman ke istana. 

Pertemuan ini ditafsirkan sebagai tanda awal penataan ulang susunan kabinet Merah Putih.

Baca juga: Isu Reshuffle, Saat Jenderal Dudung Dipanggil Mendadak ke Istana

Seskab: Tunggu Saja!

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons mengenai isu perombakan kabinet yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.

 Dia hanya menjawab singkat mengenai isu tersebut.

“Tunggu saja,” kata Teddy singkat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, soal perombakan kabinet akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.

“Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” katanya.

Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Idrus Marham: Menteri yang Tak Produktif Harus Diganti, Siapapun Dia

Sinyal 'keras' dari Golkar

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham, menegaskan bahwa reshuffle harus dimaknai sebagai langkah strategis untuk memperbaiki kinerja pemerintahan, termasuk mengganti menteri yang dinilai tidak produktif.

"Menteri-menteri yang tidak produktif harus diganti, siapapun dia," kata Idrus kepada wartawan, Senin (27/4/2026).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved