Impor Mobil dari India
Mufti Anam Ungkap Kekecewaan kepada Dirut Agrinas yang Absen Tanpa Alasan Jelas di DPR
Komisi VI DPR sebelumnya telah menerima konfirmasi bahwa Direktur Utama Agrinas akan hadir dalam rapat tersebut.
Ringkasan Berita:
- Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP, Mufti Anam, menyatakan kecewa atas ketidakhadiran Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, dalam rapat kerja bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Senayan, Rabu (11/3/2026).
- Sebelumnya, Komisi VI telah menerima konfirmasi bahwa Dirut Agrinas akan hadir. Namun, alasan ketidakhadiran berubah-ubah, mulai dari konfirmasi hadir, kemudian alasan lain, hingga akhirnya disebut sakit demam di rumah.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam kecewa atas ketidakhadiran Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, dalam rapat kerja (raker) Komisi VI bersama Menteri Koperasi, Ferry Juliantono di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Mufti Anam adalah legislator Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) yang mewakili Daerah Pemilihan Jawa Timur II (meliputi Pasuruan dan Probolinggo).
Ia duduk di Komisi VI DPR RI, komisi yang membidangi sektor perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UMKM, BUMN, serta standardisasi dan perlindungan konsumen,
Menurut dia, Komisi VI sebelumnya telah menerima konfirmasi bahwa Direktur Utama Agrinas akan hadir dalam rapat tersebut.
Namun, Mufti mengungkapkan bahwa beberapa saat kemudian muncul alasan ketidakhadiran yang berubah-ubah.
"Kami terima undangan konfirmasi dari Pak Dirut jam 10.45 katanya hadir. Kemudian 5 menit kemudian alasan yang lain dan 10 menit kemudian alasan sakit, dan ditanya sakitnya di rumah sakit mana, kemudian menjawab katanya demam di rumah," kata Mufti, Kamis (12/3/2026).
Mufti menegaskan, raker tersebut sangat penting karena membahas rencana impor sebanyak 105.000 mobil pikap dari India untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih.
"Kami pada kesempatan hari ini, kami minta keseriusan dari Agrinas untuk bagaimana Pak Dirut untuk bisa hadir di tempat ini," ujarnya.
Ia mengatakan, jumlah kendaraan yang akan diimpor tersebut sangat besar sehingga perlu penjelasan yang jelas kepada DPR.
"Ini serius bagi kami, karena 105.000 mobil itu sangat besar sekali dan Kami ingin tahu itu kepentingan siapa karena kami tanya tadi pak Menteri Koperasi tidak tahu, Kami di Komisi VI juga tidak tahu, bahkan para kepala desa juga tidak diajak bicara," ungkapnya.
Selain itu, Mufti juga mempertanyakan penggunaan dana koperasi yang dinilai belum memiliki pertanggungjawaban yang jelas.
"Kami minta apakah Menteri Koperasi bisa lebih tegas kepada Agrinas, karena Agrinas bukan hanya melangkahi konstitusi, tapi melecehkan rakyat dan juga melecehkan Pak Menteri Koperasi," tegasnya.
Ditunda
Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menunda Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota.
Rapat sedianya digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/anggota-komisi-vi-dpr-ri-mufti-anam.jpg)