Rabu, 6 Mei 2026

Ijazah Jokowi

Temui Gibran, Rismon Ungkap Pesan Jokowi untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa

Rismon Sianipar mengungkapkan pesan yang disampaikan Presiden ke-7 Joko Widodo terhadap Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Rismon Sianipar bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
  • Setelah pertemuan, Rismon mengungkapkan pesan Presiden ke-7 Jokowi kepada Roy Suryo dan dr. Tifa.
  • Ia menyatakan, Jokowi masih membuka pintu bagi pihak lain yang terlibat dalam polemik ijazah palsu, termasuk Roy Suryo dan dr. Tifa.

TRIBUNNEWS.COM - Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Rismon Sianipar mengungkapkan pesan yang disampaikan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) kepada Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa.

Hal itu disampaikan Rismon setelah bertemu dengan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Ia menyatakan Jokowi masih membuka pintu bagi pihak lain yang terlibat dalam polemik ijazah palsu, termasuk Roy Suryo dan Tifa.

"Pak Jokowi pun masih membuka memberikan pintu terbuka untuk kalian dan statement itu bukanlah jawaban atas pertanyaan saya, tetapi statement tanpa pertanyaan. Statement terbuka untuk kalian," ujar Rismon.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi secara langsung tanpa didahului pertanyaan darinya. 

Rismon menegaskan bahwa pernyataan itu merupakan sikap terbuka dari Jokowi terhadap pihak-pihak yang sebelumnya ikut terlibat dalam polemik ijazah.

"Bukan karena saya tanya, 'Pak, apakah terbuka untuk orang lain?' Enggak. Saya enggak tanyakan itu dan saya enggak berani karena saya enggak punya hak," tuturnya.

Kemudian, Rismon menyampaikan dari keluarga Gibran mengenai penelitian yang sebelumnya ia lakukan mengenai dugaan ijazah palsu Jokowi.

Bagi keluarga Gibran, sambungnya, sebuah penelitian memang bisa saja salah, tetapi tidak seharusnya sengaja dibuat keliru.

“Bagi keluarga Mas Wapres, penelitian itu bisa salah, tetapi jangan dibuat salah. Kalau sengaja dibuat salah dan ketika menemukan ada kebenaran di situ dan tetap menikmati hanya karena glorifikasi-glorifikasi publik yang itu sebenarnya semu,” jelasnya.

Baca juga: Gibran Terima Permintaan Maaf Rismon Sianipar: Momentum Ramadan untuk Saling Memaafkan

Rismon Tantang Roy

Rismon Sianipar juga menepis anggapan adanya pemalsuan dokumen milik Jokowi dan Gibran.

Rismon menegaskan bahwa berdasarkan kajian terbarunya dengan data yang lebih lengkap, ijazah tersebut terkonfirmasi asli. 

Ia kini menantang rekan sejawatnya, termasuk Roy Suryo dan Tifa, untuk melakukan uji metodologi secara terbuka guna mengedukasi publik.

"Saya undang Pak Roy Suryo atau yang lainnya, ayo kita secara terbuka undang wartawan, saya akan demonstrasikan metode saya bagaimana pencahayaan dengan sudut tertentu bisa menghilangkan warna tertentu yang secara kromatik atau nilai integer dekat dengan warna lain," ujar Rismon.

Rismon menjelaskan bahwa kekeliruan analisis sebelumnya disebabkan oleh faktor geometri pencahayaan yang membuat fitur pengaman dokumen tidak terlihat. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved