Kamis, 14 Mei 2026

Seskab Teddy Bertemu Mensos Gus Ipul pada Tengah Malam, Bahas Sekolah Rakyat

Seskab Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan Mensos Saifullah Yusuf alias Gus Ipul di Kantor Sekretariat Kabinet pada Kamis (12/3/2026)

Tayang:
Tangkapan layar Instagram @sekretariat.kabinet
SEKOLAH RAKYAT - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul di Kantor Sekretariat Kabinet pada Kamis (12/3/2026) pukul 23.30 WIB. Pada pertemuan itu, Gus Ipul melakukan silaturahmi sekaligus melaporkan perkembangan program Sekolah Rakyat. 
Ringkasan Berita:
  • Seskab Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan Mensos Saifullah Yusuf di Kantor Sekretariat Kabinet.
  • Gus Ipul melakukan silaturahmi sekaligus melaporkan perkembangan program Sekolah Rakyat.
  • Menurut Teddy, Presiden Prabowo Subianto tidak ingin ada anak-anak yang tak dapat bersekolah. 

TRIBUNNEWS.COM - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul di Kantor Sekretariat Kabinet pada Kamis (12/3/2026) pukul 23.30 WIB.

Pada pertemuan itu, Gus Ipul melakukan silaturahmi sekaligus melaporkan perkembangan program Sekolah Rakyat.

"Menteri Sosial bersilahturahmi sekaligus melaporkan perkembangan program sekolah rakyat yang Kementerian Sosial kerjakan," bunyi pernyataan yang diunggah akun Instagram @sekretariat.kabinet pada Jumat (13/3/2026).

Menurut Teddy, Presiden Prabowo Subianto tidak ingin ada anak-anak yang tak dapat bersekolah. 

Dalam satu tahun ini, sambungnya, hampir 20.000 anak-anak yang putus sekolah bisa kembali bersekolah.

"Alhamdulillah dalam satu tahun ini hampir 20.000 anak-anak putus sekolah dapat kembali bersekolah dan mendapat tempat tinggal yang layak, makanan, gizi, dan jaminan kesehatan yang memadai."

"Presiden Prabowo tidak ingin ada lagi anak-anak yang seharusnya bersekolah tetapi tidak dapat bersekolah. Serta tidak ingin ada anak-anak yang harus berada hidup, mencari makan dan tinggal di jalanan," ungkapnya.

Program Sekolah Rakyat ke depan akan terus diperbaiki agar bisa berdampak baik untuk anak-anak Indonesia.

"Setiap tahunnya program ini akan terus ditingkatkan dan kita pastikan dapat berdampak baik untuk generasi muda Indonesia," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah terus mempercepat realisasi program Sekolah Rakyat sebagai salah satu instrumen strategis pengentasan kemiskinan ekstrem.

Di tujuh wilayah Indonesia, pembangunan fasilitas pendidikan tersebut kini memasuki tahap progres konstruksi dengan PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai salah satu pelaksana utama.

Baca juga: Sekolah Rakyat Menengah Atas 17 Jadi Lokasi Tebar Kebaikan HIPMI Solo Impact Challenge

PT Brantas Abipraya (Persero) adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang konstruksi. Perusahaan ini berdiri pada 12 November 1980 dan berkantor pusat di Jakarta.

Fokus utamanya adalah pembangunan infrastruktur, properti, pencetakan beton, penyewaan alat berat, serta pembangkitan listrik melalui anak usaha PT Brantas Energi. 

Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Pendidikan ditempatkan sebagai fondasi intervensi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Brantas Abipraya terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, Lampung, Jawa Barat (dua lokasi), Jawa Timur, dan Sulawesi Utara.

Ketujuh titik tersebut merupakan bagian dari target nasional sebanyak 200 unit Sekolah Rakyat yang dibangun secara bertahap dengan jenjang SMP, SMA, dan Sekolah Rakyat Terintegrasi.

“Peran Brantas Abipraya bukan hanya membangun fisik gedung, tetapi memastikan infrastruktur dasar, aksesibilitas, dan kualitas konstruksi mendukung keberlanjutan operasional sekolah dalam jangka panjang,” ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana, Kamis (5/3/2026).

Sebagai BUMN konstruksi yang berpengalaman dalam proyek-proyek infrastruktur strategis nasional, Brantas Abipraya menerapkan standar mutu, ketepatan waktu, serta keselamatan kerja dalam setiap tahapan pembangunan.

Perusahaan juga memastikan dukungan konektivitas kawasan agar mobilitas siswa, tenaga pendidik, dan distribusi logistik dapat berjalan optimal.

Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.

Pada kesempatan yang berbeda, Dody menjelaskan bahwa melalu Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat menuju kemiskinan 0 persen karena upaya yang paling efektif dan efisien mengurangi kemiskinan melalui pendidikan.

Ditambahkan Dian, secara desain Sekolah Rakyat mengusung konsep asrama terpadu dengan fasilitas yang seragam di seluruh Indonesia.

Fasilitas tersebut mencakup gedung SD, SMP, dan SMA; rumah susun guru putra dan putri; asrama siswa; masjid; gedung serbaguna; kantin; hingga sarana olahraga seperti lapangan sepak bola dan basket.

Model ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang terintegrasi, inklusif, dan mendukung pembinaan karakter.

“Progres pembangunan berjalan sesuai tahapan yang direncanakan. Kami berkomitmen menyelesaikan proyek ini dengan kualitas terbaik agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambah Dian.

Saat ini, tahap penyempurnaan bangunan dan fasilitas pendukung terus dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana.

Pemerintah bersama Brantas Abipraya menargetkan penyelesaian proyek pada Juni 2026, sehingga dapat digunakan pada tahun ajaran baru Juli 2026.

Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan menjadi katalis pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, proyek ini menjadi bagian dari arsitektur besar pembangunan sumber daya manusia Indonesia di mana infrastruktur pendidikan diposisikan sebagai instrumen mobilitas sosial dan penguatan daya saing bangsa.

(Tribunnews.com/Deni/Seno)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved