Lebaran 2026
Cegah Macet Arus Balik Lebaran Jasa Marga Terapkan One Way dari KM 425 Tol Semarang
Penerapan one way lokal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap peningkatan volume kendaraan saat periode arus balik Lebaran tahun 2026 ini
Ringkasan Berita:
- Tidak hanya itu, petugas operasional juga disiagakan di sejumlah titik guna membantu pengaturan lalu lintas.
- Pengguna jalan juga diingatkan untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik dan selalu mengikuti arahan petugas.
- Pemberlakuan one way lokal ini merupakan langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran arus kendaraan yang meningkat pada periode arus balik
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memasuki periode arus balik Idul Fitri 1447H/2026, volume kendaraan dari wilayah timur menuju barat, khususnya arah Jakarta, mulai mengalami peningkatan di sejumlah ruas Tol Trans Jawa.
Kondisi ini mendorong operator jalan tol bersama Kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas guna menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan.
PT Jasa Marga Transjawa Tol (JTT) mendukung pemberlakuan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal atas diskresi Kepolisian di KM 425 hingga KM 422 Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A, B dan C. Rekayasa lalu lintas tersebut mulai diberlakukan pada Kamis (26/3/2026) pukul 13.32 WIB.
Penerapan one way lokal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap peningkatan volume kendaraan pada periode arus balik Lebaran, terutama bagi kendaraan yang melaju menuju arah barat melalui Ruas Jalan Tol Batang-Semarang.
Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menyampaikan, pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan Kepolisian serta instansi terkait dalam pengaturan lalu lintas.
"Pemberlakuan one way lokal ini merupakan langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran arus kendaraan yang meningkat pada periode arus balik. Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap memperhatikan rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama," tutur Ria dalam keterangan, Kamis (26/3/2026).
Selain rekayasa lalu lintas, JTT juga melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara real time melalui CCTV yang terintegrasi dengan pusat pengendalian lalu lintas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi di lapangan tetap terkendali.
Tidak hanya itu, petugas operasional juga disiagakan di sejumlah titik guna membantu pengaturan lalu lintas serta memastikan pelayanan kepada pengguna jalan tetap optimal selama periode arus balik.
JTT turut mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan, termasuk memastikan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.
Pengguna jalan juga diingatkan untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan dan rambu lalu lintas yang berlaku demi kelancaran dan keamanan bersama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Arus-Mudik-Tol-Semarang-Solo-H-4-Lebaran_20260317_214404.jpg)