Selasa, 14 April 2026

Mudik Lebaran 2026

Evaluasi Mudik Lebaran 2026, Golkar Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

Golkar mendorong peningkatan pelayanan publik usai pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2026.

Penulis: Chaerul Umam
WartaKotalive.com/Warta Kota/Muhammad Azzam
MUDIK LEBARAN - Situasi lalu lintas saat arus mudik lebaran 2026 di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 57 Karawang, Jawa Barat. Golkar mendorong peningkatan pelayanan publik usai pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham mendorong adanya peningkatan pelayanan publik setelah pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2026. 
  • Ia menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar kualitas pelayanan semakin baik dan masyarakat merasakan kehadiran negara.
  • Idrus juga menyoroti kinerja Polri yang telah mengawal mobilitas masyarakat selama periode Lebaran. Menurutnya, pengelolaan arus mudik tidak terlepas dari koordinasi sistem keamanan hingga ke tingkat daerah.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham, mendorong peningkatan pelayanan publik usai pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2026.

Menurutnya, evaluasi berkelanjutan penting sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.

"Evaluasi tetap penting agar ke depan pelayanan semakin baik dan masyarakat semakin merasakan kehadiran negara,” kata Idrus kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).

Di sisi lain, Idrus menyoroti kinerja Kapolri Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran yang telah mengawal mobilitas masyarakat selama periode Lebaran tahun ini.

Menurutnya pengelolaan arus mudik tidak terlepas dari koordinasi sistem keamanan hingga ke tingkat daerah. 

Dia menilai pola koordinasi yang terbangun mampu merespons dinamika di lapangan secara cepat dan efektif.

“Kapolri menjadi semacam ‘remote control’ dalam sistem keamanan kepolisian. Setiap dinamika di daerah bisa segera dikoordinasikan dan ditangani dengan baik, termasuk ketika muncul persoalan di lapangan,” ujar Idrus.

Dalam evaluasi tersebut, Idrus juga menekankan bahwa kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026 tidak hanya ditentukan oleh aparat, tetapi juga oleh kesadaran masyarakat serta dukungan kolektif berbagai elemen bangsa, termasuk TNI.

Selain itu, ia menyoroti peran strategis Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dalam menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas yang dinilai efektif, terutama di jalur utama seperti Tol Trans Jawa dan jalur arteri.

Berdasarkan data Korlantas Polri, volume kendaraan pada periode mudik 2026 mengalami peningkatan signifikan. Total pergerakan kendaraan keluar dari wilayah Jabodetabek mencapai lebih dari 7,5 juta unit, sementara arus balik tercatat sekitar 7,2 juta unit.

Meski terjadi lonjakan, angka kecelakaan justru menurun sekitar 12 hingga 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya, termasuk penurunan jumlah korban fatal.

Idrus menilai hal tersebut tidak lepas dari penerapan skema rekayasa lalu lintas seperti contraflow, one way nasional, serta ganjil-genap yang dilakukan secara situasional berbasis pemantauan real-time.

“Saya melihat Polri mampu melakukan pengaturan lalu lintas secara efektif. Berbagai skema rekayasa lalu lintas dapat menjaga arus tetap lancar, meskipun terjadi lonjakan pergerakan yang signifikan,” pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved