Hari Libur Nasional
Kapan Cuti Bersama Idul Adha 2026? Cek Menurut SKB 3 Menteri
Pada tahun 2026, Idul Adha kembali menjadi momen yang dinantikan karena berpotensi menghadirkan libur panjang.
Rangkaian libur tersebut dapat tersusun sebagai berikut:
- Rabu, 27 Mei 2026: Libur nasional Idul Adha
- Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama
- Jumat, 29 Mei 2026: Cuti tahunan (opsional)
- Sabtu–Minggu, 30–31 Mei 2026: Akhir pekan
Dengan skema ini, libur dapat terasa lebih panjang dan memberikan ruang untuk berbagai aktivitas, mulai dari mudik, berwisata, hingga sekadar beristirahat bersama keluarga di rumah.
Penetapan Idul Adha 2026 Versi Pemerintah
Penentuan awal Zulhijah dan Hari Raya Idul Adha oleh pemerintah Indonesia dilakukan dengan pendekatan ilmiah dan keagamaan sekaligus.
Kementerian Agama RI menggunakan dua metode utama, yaitu hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal secara langsung), dikutip dari https://kotasemarang.baznas.go.id/.
Selain itu, pemerintah juga mengacu pada standar baru MABIMS, yaitu kriteria visibilitas hilal dengan tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
Jika kriteria ini terpenuhi, maka awal bulan Hijriah dapat ditetapkan.
Seluruh proses tersebut kemudian dibahas dalam sidang isbat yang digelar menjelang akhir bulan Zulkaidah.
Sidang ini menjadi forum resmi penentuan tanggal penting dalam kalender Islam di Indonesia.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, awal Zulhijah 1447 H diperkirakan jatuh pada 18 Mei 2026.
Dengan demikian, Idul Adha 2026 diprediksi jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Penetapan Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah
Berbeda dengan pemerintah yang menunggu hasil sidang isbat, Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan tanggal Idul Adha 2026 secara pasti.
Melalui Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, Hari Raya Idul Adha 1447 H ditetapkan pada Rabu, 27 Mei 2026.
Penetapan ini menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal yang dikembangkan Majelis Tarjih dan Tajdid, serta mengacu pada konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Karena itu, keputusan Muhammadiyah bersifat tetap dan tidak berubah oleh hasil rukyat.
Sejarah Idul Adha
Idul Adha bukan hanya perayaan tahunan, tetapi juga momentum spiritual yang sangat dalam bagi umat Islam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Salat-Idul-Adha-di-Masjid-Istiqlal_20250606_105408.jpg)