Selasa, 21 April 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Motor MBG Emmo Rp50 Juta, AISMOLI: Ada yang Rp20 Juta Juga

Menkeu kecolongan proyek motor MBG Rp1,39 T. Merek Emmo disorot karena nihil diler fisik & situs resmi hanya cantumkan nomor ponsel.

Emmo
MOTOR EMMO MBG - Kolase unit motor listrik merek Emmo yang disiapkan Badan Gizi Nasional (BGN), menampilkan tipe Trail JVX GT (kiri) dan Skuter JVH Max (kanan). Pengadaan senilai triliunan rupiah ini menuai sorotan tajam setelah Menteri Keuangan mengaku "kecolongan", ditambah temuan mengenai anomali harga dan nihilnya jaringan diler dari merek pendatang baru tersebut. 

 

DPR Endus Dinamika Anggaran

Komisi IX DPR RI mencatat adanya ketidaksinkronan informasi antarlembaga.

Anggota Komisi IX, Pulung Agustanto, menyebut rencana pengadaan senilai Rp1,39 triliun ini sebenarnya sempat mendapat catatan dari Kemenkeu namun tetap direalisasikan BGN.

Wakil Ketua Komisi IX, Charles Honoris, turut menyoroti kesiapan distributor.

“Kantor distributornya bahkan belum jadi, tapi barangnya sudah hadir. Ini something fishy (mencurigakan),” ungkapnya.

Penjelasan BGN: Akses Wilayah Terpelosok

MAKAN BERGIZI GRATIS - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana usai Rapat Terbatas Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis di Kantor Kemenko Pangan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026). (Tribunnews.com/Lita Febriani).
MAKAN BERGIZI GRATIS - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana usai Rapat Terbatas Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis di Kantor Kemenko Pangan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026). (Tribunnews.com/Lita Febriani). (Tribunnews.com/Lita Febriani)

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengklarifikasi bahwa realisasi pembelian saat ini mencapai 21.801 unit dengan harga sekitar Rp42 juta per unit (di bawah harga pasar) dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 48,5 persen.

“Ini bagian perencanaan anggaran 2025 untuk menjangkau pelosok yang sulit diakses kendaraan roda empat agar distribusi gizi lancar,” jelas Dadan.

BGN memastikan seluruh proses administrasi Barang Milik Negara (BMN) diselesaikan agar penggunaan aset tetap akuntabel.

Peringatan KPK dan Status Unit

Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Aminudin, memastikan pihaknya memantau ketat kepatuhan regulasi dalam proyek bernilai triliunan rupiah ini guna mencegah potensi kerugian negara. Menurutnya, pengadaan di instansi pemerintah diperbolehkan sepanjang berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.

Hingga saat ini, puluhan ribu unit motor listrik Emmo tersebut terpantau belum didistribusikan ke daerah sasaran. Pihak Badan Gizi Nasional (BGN) mengonfirmasi bahwa seluruh kendaraan masih dalam tahap penyelesaian administrasi untuk dicatat sebagai Barang Milik Negara (BMN) demi menjaga akuntabilitas sebelum akhirnya diterjunkan ke lapangan. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved