Ada Apa dengan NasDem? Wacana Merger dengan Gerindra hingga Isu NasDem Tower akan Dibeli Jokowi
Akhir-akhir ini Partai NasDem yang dipimpin Surya Paloh itu didera sejumlah isu politik.
Ringkasan Berita:
- Akhir-akhir ini Partai NasDem didera sejumlah isu politik.
- Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa terkejut dengan munculnya isu merger NasDem dengan Gerindra meski menilai wacana tersebut sah dalam politik.
- Eks Politisi Partai NasDem Bestari Barus membantah isu Jokowi yang disebut ingin mengambil alih Partai NasDem dan membeli NasDem Tower.
- Juru Bicara PSI, I Putu Yoga Saputra, mengatakan pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah kader dari Partai NasDem yang akan pindah ke PSI.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ada apa dengan Partai NasDem?
Akhir-akhir ini partai yang dipimpin Surya Paloh itu didera sejumlah isu politik.
Isu itu muncul sejak kepindahan beberapa elite politik NasDem ke Partai Solidaritas Indonesia (PSi) seperti Ahmad Ali, Bestari Barus, dan Rusdi Masse Mappasessu.
Akan menyusul kader lainnya?
Setelah kepindahan Ahmad Ali Cs, sejumlah kader Partai NasDem lainnya kabarnya kembali akan bergabung ke PSI dalam waktu dekat.
Juru Bicara PSI, I Putu Yoga Saputra, mengatakan pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah kader dari Partai NasDem.
“Ya, ada beberapa (dari NasDem). Nanti biar jadi kejutan ya,” kata Yoga di Gedung DPP PSI, Kamis (16/4/2026) kemarin dikutip dari Kompas.com.
Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, sebelumnya menyebut akan ada banyak tokoh masuk ke PSI.
Yoga juga menyebut tokoh yang akan bergabung tidak hanya berasal dari tingkat nasional, tetapi juga daerah.
Wacana Merger NasDem-Gerindra
Kabar lainnya yang mengejutkan publik adalah wacana merger (bergabung jadi satu partai) NasDem dengan Partai Gerindra.
Soal itu, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengaku terkejut.
“Ya, ini juga saya baru kaget juga ya. Dalam bahasa politik itu kan fusi ya, bukan merger, bukan akuisisi ya,” kata Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Saan menilai sebagai sebuah ide atau wacana fusi partai politik merupakan hal yang wajar dibahas.
Namun ia mengingatkan bahwa realisasinya membutuhkan banyak pertimbangan, terutama jika melihat perbedaan konteks zaman.
Saan menekankan dalam perkembangan politik saat ini, wacana fusi tidak bisa dilepaskan dari sejumlah faktor mendasar yang harus dipikirkan bersama.
Isu Jokowi Ingin Membeli NasDem Tower
Ketua DPP PSI yang juga mantan politisi NasDem, Bestari Barus, menjawab isu Jokowi akan mengambil alih Partai NasDem dan ingin membeli NasDem Tower, gedung 21 lantai di Menteng, Jakarta Pusat yang jadi markas Partai NasDem.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Puncak-HUT-Ke-14-Partai-NasDem_20251111_213839.jpg)