Hari Kartini
Link Twibbon dan Quotes Hari Kartini 2026, Simak Cara Buat dan Bagikan di Media Sosial
Kumpulan link Twibbon dan quotes untuk memperingati Hari Kartini 2026 yang cocok dibagikan di media sosial.
Tayang:
Penulis:
Nuryanti
Editor:
Tiara Shelavie
Kominfo
HARI KARTINI - Ilustrasi peringatan Hari Kartini 2026. Kumpulan link Twibbon dan quotes untuk memperingati Hari Kartini 2026 yang cocok dibagikan di media sosial.
Inilah kumpulan quotes RA Kartini yang menginspirasi untuk memeriahkan Hari Kartini sebagaimana dilansir laman ntt.kemenag.go.id:
- “Door Duisternis, Tot Licht-Habis Gelap,Terbitlah Terang” - R.A. Kartini
- “Bermimpilah, bermimpilah, dengan hal yang demikian hatimu merasa berbahagia, mengapalah akan tidak?” - R.A. Kartini
- Bayangkan sekolah tanpa anak, guru tanpa murid. - R.A. Kartini
- “Cita-cita itu ialah memperindah martabat manusia, memuliakannya, mendekatkan pada Kesempurnaan.” - R.A. Kartini, dalam Brieven Aan Mevrouw R.M. Abendanon Mandri En Haar Echtgenoot Met Andere Documenten
- “Seorang guru bukan hanya sebagai pengasah pikiran saja, melainkan juga sebagai pendidik budi pekerti.” - R.A. Kartini dalam Sulastin Sutrisno, Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
- “Hormati segala yang hidup, hak-haknya, perasaannya.” - R.A. Kartini dalam Sulastin Sutrisno, Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
- “Bermimpilah terus, bermimpilah terus, bermimpilah selama kamu dapat bermimpi! Apabila tiada mimpi, apakah jadinya hidup? Keadaan yang sesungguhnya biasanya sangat kejam. - R.A. Kartini
- “Dalam tangan anaklah terletak masa depan dan dalam tangan ibulah tergenggam anak yang merupakan masa depan itu.” - R.A. Kartini dalam Sulastin Sutrisno, Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
- “Aduhai, hidup itu penuh dengan keindahan, asalkan saja kita hendak melihatnya biarpun banyak juga perkara yang sungguh-sungguh sedih; maka jadi kewajiban kitalah memperbanyak barang yang indah itu dan mengurangi yang sedih.” - Raden Adjeng Kartini, dalam Habis Gelap Terbitlah Terang
- “Orang mencoba membohongi kami, bahwa tidak kawin itu bukan hanya aib, melainkan dosa besar pula. Telah berulang kali itu dikatakan kepada kami. Aduhai! Dengan menghina sekali orang sering kali membicarakan perempuan yang membujang!” - R.A. Kartini dalam Sulastin Sutrisno, Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
- “Kalau anak laki-laki itu mementingkan diri sendiri, maka itu bukan salah mereka, itu terletak pada pendidikannya, mereka dibuat demikian. Mereka mendapat semuanya, boleh semuanya dan apa yang tidak mereka ambil, itu baik untuk anak-anak perempuan.” - Kartini, dalam Brieven Aan Mevrouw R.M. Abendanon Mandri En Haar Echtgenoot Met Andere Documenten
- “Perkembangan intelektual masih belum merupakan surat ijazah untuk kesusilaan.” - Kartini, dalam Brieven Aan Mevrouw R.M. Abendanon Mandri En Haar Echtgenoot Met Andere Documenten
- “Sebab barang siapa tidak dapat merasakan sakit, dia juga kebal terhadap rasa gembira. Barang siapa tidak menderita, tidak juga dapat merasakan nikmat yang sesungguhnya.” - R.A. Kartini dalam Sulastin Sutrisno, Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
- “Bagaimanapun jalannya, sekali-kali jangan lelah untuk berusaha gigih membela semua yang baik.” - R.A. Kartini dalam Sulastin Sutrisno, Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
- “Barangsiapa tidak berani, dia tidak bakal menang, itulah semboyanku! Maju! Semua harus dimulai dengan berani! Pemberani-pemberani memenangkan tiga perempat dunia!” - R.A. Kartini
- “Tetapi apalah artinya pandai dalam ilmu yang hendak diajarkan itu, apabila ia tidak dapat menerangkan secara jelas kepada murid-murid.” - R.A. Kartini dalam Sulastin Sutrisno, Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
- “Apakah gunanya memaksa orang laki-laki menyimpan uang, apabila perempuan yang memegang rumah tangga tiada tahu akan harga uang itu!” - Raden Adjeng Kartini
- “Alangkah ajaibnya rasa kasih sayang. Rasa cinta adalah surga dan neraka yang menjadi satu.” - R.A. Kartini dalam Sulastin Sutrisno, Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
- “Dan terhadap pendidikan itu janganlah hanya akal yang dipertajam, tetapi budipun harus dipertinggi.” - R.A. Kartini dalam Sulastin Sutrisno, Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
- “Tidak menjadi soal bagaimana caranya mengabdi kepada kebaikan, asalkan baik saja.” - R.A. Kartini dalam Sulastin Sutrisno, Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
(Tribunnews.com/Nuryanti)
Berita lain terkait Hari Kartini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/daftar-lomba-dan-kegiatan-memperingati-hari-kartini-2024.jpg)