Jumat, 24 April 2026

AM Hendropriyono Tanggapi Kabar Liar Seskab Teddy Ditampar Jenderal Kopassus

Isu panas di Istana dibantah. Hendropriyono dan Kopassus kompak menyebut kabar kekerasan pejabat negara hanya hoaks liar.

Ringkasan Berita:
  • Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono menegaskan kabar dugaan penamparan Seskab oleh Pangkopassus tidak benar.
  • Isu yang menyeret nama Teddy Indra Wijaya dan Djon Afriandi disebut sebagai hoaks tanpa dasar fakta.
  • Pihak Komando Pasukan Khusus (Kopassus) juga membantah tegas dan mengingatkan publik agar tidak percaya informasi tak terverifikasi.

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono memberi tanggapan terkait kabar yang beredar tentang kejadian di Istana Negara, Jakarta.

Kabar liar tersebut terkait isu Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang ditampar oleh Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus), Letjen TNI Djon Afriandi.

Namun kabar itu belum dipastikan kebenarannya alias tersiar liar di masyarakat termasuk media sosial.

Hendropriyono dengan tegas menyebut, kabar yang dimaksud tidak benar.

Menurutnya berita jenderal Kopassus menampar Seskab adalah berita hoaks.

Tokoh intelijen dan terkemuka untuk kalangan Korps Baret Merah alias Kopassus ini menyatakan, isu kejadian penamparan tidak pernah terjadi di lingkungan kerja pemerintahan.

"Itu informasi nggak bener itu. Kita lagi zaman begini mesti ngerti dong, itu kan hoaks itu. Enggak bener, enggak pernah ada kejadian seperti itu, enggak pernah. Saya kira kita semua paham ya, bahwa dalam lingkungan yang profesional dan penuh kehormatan, tidak mungkin terjadi tindakan seperti itu. Enggak bener," ungkapnya dikutip dari unggahan video akun Instagram pribadinya @amhendropriyono.

Seperti diketahui, AM Hendropriyono merupakan perwira yang lahir untuk Kopassus.

Awal karier karier militernya sebagai Komandan Peleton dengan pangkat Letnan Dua Infanteri di Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha), yang kini dikenal sebagai Kopassus.

Kemudian menjadi Komandan Detasemen, pernah menjabat sebagai Komandan Detasemen Tempur Para-Komando.

Ia dikenal sebagai salah satu tokoh militer terkemuka dari Korps Baret Merah (Kopassus).

Baca juga: Kopassus Bantah Isu Letjen TNI Djon Afriandi Lakukan Pemukulan di Istana: Itu Hoaks!

Hendropriyono pernah memimpin prajurit pilihan sebagai Komandan Prayudha Halilintar Kopassandha dalam menyisir hutan Kalimantan.

Oleh karena itu, AM Hendropriyono memiliki latar belakang militer yang sangat kuat di lingkungan Kopassus sebelum menjabat sebagai Kepala BIN.

Hendropriyono menjabat sebagai Kepala BIN pertama pada periode 9 Agustus 2001 hingga 8 Desember 2004.

Dia ditunjuk oleh Presiden Megawati Soekarnoputri dalam Kabinet Gotong Royong dan dikenal sebagai Bapak Intelijen Negara. 

Bantahan Kopassus

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved