Rabu, 29 April 2026

RUPST BANK BJB

Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Bank bjb Tebar Dividen dan Mantapkan Formasi Pengurus

Tujuh agenda strategis dibahas dalam RUPST bank bjb, mulai dari pembagian dividen hingga perubahan struktur direksi dan dewan komisaris.

Tayang:
Editor: Content Writer
Dok. Bank bjb
RUPST BANK BJB - Jajaran Direksi, Dewan Komisaris, dan pemegang saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) berfoto bersama usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Bale Pakuan, Bandung, Selasa (28/4/2026). 

TRIBUNNEWS.COM - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Selasa (28/4/2026).

Rapat berlangsung secara hibrida dengan kehadiran fisik terbatas di Bale Pakuan (Gedung Negara Pakuan), Bandung, Jawa Barat, serta partisipasi daring melalui platform eASY.KSEI.

Sebagai institusi keuangan yang mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, bank bjb mengundang seluruh pemegang saham untuk turut serta dalam forum strategis tersebut.

RUPST menjadi wadah penting dalam proses pengambilan keputusan yang berdampak langsung pada arah dan pertumbuhan perusahaan ke depan.

Pada RUPST kali ini, tujuh agenda utama telah disusun untuk dibahas dan diputuskan. Agenda-agenda tersebut disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan, usulan pemegang saham utama, serta kepentingan strategis korporasi dalam menjaga keberlanjutan usaha.

Agenda pertama mencakup persetujuan atas laporan tahunan, termasuk pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris Tahun Buku 2025. Dengan persetujuan tersebut, pemegang saham memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada Direksi dan Komisaris atas kinerja yang dijalankan selama 2025.

Baca juga: Bank bjb Ajak Kartini Masa Kini Melek Digital lewat Bincang Bisnis dan Bazaar UMKM

Agenda kedua adalah penetapan penggunaan laba bersih perseroan tahun buku 2025, termasuk pembagian dividen untuk tahun buku 2025 sebesar Rp900 miliar atau setara Rp85,54 per lembar saham. Kebijakan dividen tersebut menjadi bukti komitmen bank bjb memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.

Agenda ketiga mengenai persetujuan atas penunjukan akuntan publik dan kantor akuntan publik untuk tahun buku 2025. Dewan Komisaris akan diberi kewenangan menunjuk auditor independen yang memenuhi kualifikasi, memiliki izin resmi, dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Agenda keempat menyangkut pengkinian rencana aksi pemulihan (recovery plan) bank bjb. Rencana tersebut merupakan bagian dari sistem mitigasi risiko untuk menjawab berbagai tantangan ekonomi makro dan menjaga kesinambungan operasional perusahaan dalam jangka panjang.

Selanjutnya, agenda kelima berisi perubahan anggaran dasar perseroan sehubungan dengan telah ditunjuknya bank bjb sebagai perusahaan induk konglomerasi keuangan (PIKK). Sementara itu, agenda keenam yakni perubahan struktur direksi perseroan.

Perubahan tersebut dilakukan sehubungan dengan meningkatnya peran strategis teknologi informasi dalam mendukung transformasi, termasuk penguatan aspek digital, penguatan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, serta peningkatan kualitas layanan guna mendukung keberlanjutan usaha.

Baca juga: Bank bjb Dorong Sinergi Pembangunan Daerah di Banten bersama Pemda dan Stakeholder

Adapun agenda terakhir menyangkut pengangkatan pengurus perseroan yang mencakup pengangkatan anggota direksi dan dewan komisaris.

Beberapa jabatan baru akan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK atas hasil penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test). Adapun, susunan anggota Dewan komisaris dan direksi bank bjb adalah sebagai berikut.

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama Independen: Susi Pudjiastuti.
  • Komisaris Independen: Novian Herodwijanto.
  • Komisaris Independen: Eydu Oktain Panjaitan*.
  • Komisaris: Rudie Kusmayadi.
  • Komisaris: Herman Suryatman.
  • Komisaris: Tomsi Tohir.

Direksi

  • Direktur Utama: Ayi Subarna.
  • Direktur Kepatuhan: Asep Dani Fadillah.
  • Direktur Keuangan: Hana Dartiwan.
  • Direktur Korporasi dan UMKM: Mulyana.
  • Direktur Konsumer dan Ritel: Nunung Suhartini.
  • Direktur Teknologi Informasi: Muhammad As’adi Budiman.
  • Direktur Operasional: Herfinia.
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved