Krisis BBM di Indonesia
Prabowo Sebut Cadangan BBM Indonesia Tetap Aman: Banyak Negara Lain yang Sudah Panik
Presiden Prabowo Subianto mengklaim cadangan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia tetap aman di tengah krisis minyak dunia.
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto menyebut cadangan minyak Indonesia tetap aman.
- Prabowo mengatakan Indonesia sedang berjuang agar tidak bergantung pada pasokan BBM dari luar negeri.
- Prabowo pernah berkata Indonesia harus siap menghadapi potensi kesulitan akibat perang di Timur Tengah.
TRIBUNNEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengklaim cadangan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia tetap aman di tengah krisis minyak dunia akibat perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel.
Dia menyebut dunia sedang dilanda banyak perang, misalnya perang di Ukraina, Gaza, hingga Iran. Namun, Indonesia patut bersyukur karena berada dalam keadaan damai.
“Banyak negara sudah panik. Kita soal BBM masih relatif terkendali, masih relatif aman, kita masih kuat. Cadangan kita cukup baik,” ujar Prabowo saat berkunjung ke Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, untuk menghadiri acara groundbreaking proyek hilirisasi nasional, Rabu, (29/4/2026).
Dia menyebut Indonesia sedang berjuang agar tidak bergantung lagi pada pasokan BBM dari luar negeri.
“Kita berjuang tiga tahun yang akan datang kita tidak akan impor BBM lagi. Semuanya hasil dari bumi Indonesia dan dari laut Indonesia dan dikerjakan oleh putra-putri Indonesia,” kata Prabowo yang kemudian diberi tepuk tangan.
Mantan Danjen Kopassus itu juga mengklaim Indonesia adalah negara yang sangat kaya. ”Tiga, empat, lima tahun lagi kita akan bangkit luar biasa,” ucap dia.
Prabowo: Indonesia harus siap hadapi kesulitan
Sementara itu, beberapa waktu lalu Prabowo sempat menyampaikan pernyataan mengenai potensi kesulitan yang terjadi pada Indonesia imbas perang Iran melawan Israel yang didukung AS.
Menurut Presiden perang tersebut berdampak tidak hanya bagi negara negara Teluk melainkan juga negara lainnya.
“Saudara-saudara, seluruh dunia sedang mengalami goncangan, seluruh dunia. Akibat perang di Timur Tengah kita terus terang saja harus siap menghadapi kesulitan,” kata Prabowo saat meresmikan 218 jembatan di sejumlah wilayah di Indonesia secara daring, Senin, (9/3/2026).
Prabowo menjelaskan bahwa kondisi geopolitik global sekarang ini sedang panas. Peperangan terjadi di sejumlah wilayah. Selain perang antara Rusia dan Ukraina, terkini ada perang terjadi di kawasan Timur Tengah, yakni antara AS-Israel dan Iran.
Baca juga: Diplomasi Prabowo: 150 Juta Barel Minyak Pasokan Rusia Amankan Konsumsi BBM Nasional
"Saya ingin menyampaikan ini karena kita sadar dan mengerti bahwa dunia kita sekarang penuh dengan dinamika yang berbahaya. Di mana-mana meletus perang, hampir di semua kawasan di dunia, terutama di kawasan Timur Tengah," kata Prabowo.
Menurut Presiden peperangan yang terjadi di sejumlah wilayah tersebut berpotensi akan berdampak kepada Indonesia.
Meskipun secara geografis, letak Indonesia jauh dari negara negara yang sedang bertikai.
"Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil. Apa yang terjadi di satu kawasan akan mempengaruhi kawasan-kawasan lain," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-Subianto-berkunjung-ke-Kabupaten-Cilacap.jpg)