Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN
Serka M Nasir Sangkal Keterangan Saksi Debt Collector yang Menyebutnya Pukul Dada Ilham Pradipta
Serka M Nasir menyangkal keterangan Erasmus dalam persidangan yang menyebut sempat melihatnya memukul dada korban Mohamad Ilham Pradipta.
Dua saksi yang juga berstatus terdakwa di pengadilan negeri di antaranya Dwi Hartono dan Ken alias Candy yang diyakini kepolisian sebagai aktor intelektual terkait peristiwa penculikan dan pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta.
Sebanyak lima orang di antaranya merupakan saksi yang berperan menculik korban.
Selain itu terdapat juga sopir taksi online, sopir Dwi, dan juga seorang guru yang merupakan rekan Joko.
Tiga terdakwa anggota TNI yakni Serka M Nasir, Kopda Feri Herianto, dan Serka Frengky Yaru menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan Kacab Bank BUMN di Cempaka Putih Jakarta.
Dalam kasus ini terdapat 18 tersangka. 15 berasal dari sipil dan 3 berasal dari TNI.
15 terdakwa sipil masing-masing:
- Candy alias Ken (41)
- Dwi Hartono (40)
- AAM alias A (38)
- JP (40)
- Erasmus Wawo (27)
- REH (23)
- JRS (35)
- AT (29)
- EWB (43)
- MU (44)
- DSD (44)
- Wiranto (38)
- Eka Wahyu (20)
- Rohmat Sukur (40)
- AS (25)
Mereka pun diadili di pengadilan sipil.
Sementara 3 terdakwa yang berasal dari TNI diadili di Pengadilan Militer.
Para pelaku didakwa terlibat dalam dugaan penculikan hingga pembunuhan berencana terhadap Mohamad Ilham Pradipta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sidang-Pembunuhan-Kacab-Bank-BUMN_Mei.jpg)