Sabtu, 9 Mei 2026

Mengenal Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Kerap Erupsi, Terbaru 5 Pendaki Jadi Korban Luka

Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara mengalami erupsi pada Jumat (8/5/2026) pukul 07.41 WIT.

Tayang:
Tribun Ternate/TribunTernate.com
ERUPSI DUKONO - Gunung Dukono di Halmahera Utara erupsi pada 4 April 2026 pukul 17.37 WIT dengan kolom abu setinggi 1,3 km. Hari ini, Jumat (8/5/2026), gunung di Maluku Utara itu kembali mengalami erupsi. 
Ringkasan Berita:
  • Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara mengalami erupsi pada Jumat (8/5/2026) pukul 07.41 WIT.
  • Akibat erupsi pada Jumat hari ini, sebanyak lima pendaki menjadi korban luka.
  • BPBD Kabupaten Halmahera Utara bersama unsur terkait masih melakukan pendataan lanjutan terhadap kondisi masyarakat maupun pendaki di sekitar kawasan terdampak.

 

TRIBUNNEWS.COM - Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara kembali menunjukkan aktivitas erupsinya yang tinggi. 

Aktivitas vulkanik Gunung Dukono diketahui mengalami peningkatan sejak 29 Maret 2026.

Terbaru, Gunung Dukono mengalami erupsi pada Jumat (8/5/2026) pukul 07.41 WIT. Adapun kolom erupsi berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan tinggi mencapai sekitar 10.000 meter. 

Akibat erupsi gunung api aktif yang selama ini dikenal kerap memuntahkan abu vulkanik tersebut, sebanyak lima pendaki menjadi korban luka.

Selain itu, dikabarkan bahwa 20 pendaki terjebak akibat adanya aktivitas erupsi Gunung Dukono. pada Jumat hari ini.

Tim SAR gabungan di Halmahera Utara pun telah menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan proses pencarian setelah Basarnas Command Center (BCC) menerima deteksi sinyal darurat (SOS), yakni dari perangkat Garmin pada titik koordinat 1°42'13.7"N 127°52'50.2"E.  

Laporan tersebut, selaras dengan informasi Kepala Desa Mamuya yang menyebut, di lokasi kawasan Gunung Dukono terdapat sejumlah pendaki mengalami luka-luka.

“Menindaklanjuti insiden darurat tersebut, Kepala Desa Mamuya secara resmi meminta bantuan SAR untuk proses evakuasi para korban,” kata Iwan saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026), dilansir TribunTernate.com. 

Tentang Gunung Dukono 

Dikutip dari esdm.go.id, Gunungapi Dukono terletak di bagian utara Pulau Halmahera, tepatnya di Kabupaten Halmahera Utara.

Posisi Puncak Gunung Dukono berada pada koordinat 1.693 Lintang Utara dan 127.894 Bujur Timur dengan ketinggian mencapai 1.229 meter di atas permukaan laut.

ERUPSI GUNUNG DUKONO - Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara alami erupsi, Jumat (8/5/2026) pagi. Hasil pengamatan menunjukkan kolom erupsi berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan tinggi mencapai sekitar 10.000 meter. Erupsi juga disertai dentuman lemah hingga kuat.
ERUPSI GUNUNG DUKONO - Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara alami erupsi, Jumat (8/5/2026) pagi. Hasil pengamatan menunjukkan kolom erupsi berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan tinggi mencapai sekitar 10.000 meter. Erupsi juga disertai dentuman lemah hingga kuat. (Istimewa)

Aktivitas letusan Gunungapi Dukono rupanya sudah menjadi hal biasa bagi penduduk di sekitarnya.

Pasalnya, beberapa rentetan aktivitas letusan terjadi di Gunung Dukono. Letusan besarnya terjadi pada tahun 1550. Saat itu, letusan lava mengisi selat di antara Pulau Halmahera dan lereng utara dari Gunung Mamuya.

Kemudian, letusan kecil kerap terjadi pada tahun  1719, 1868, dan 1901.

Lantas, sejak tahun 1933, terjadi letusan-letusan kecil di Gunung Dukono, Halmahera Utara yang terjadi secara berkelanjutan hingga saat ini.

Imbasnya, aktivitas kegempaan tektonik di wilayah ini termasuk yang paling tinggi di Indonesia. 

Erupsi Gunung Dukono

Gunung Dukono kerap mengalami erupsi.

Erupsi Gunung Dukono terbaru, terjadi pada Jumat (8/5/2026) yang mengakibatkan adanya korban luka. 

Berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kini Gunung Dukono berstatus Level II atau Waspada.

Sejauh ini, BPBD Kabupaten Halmahera Utara bersama unsur terkait masih melakukan pendataan lanjutan terhadap kondisi masyarakat maupun pendaki di sekitar kawasan terdampak.

Baca juga: Gunung Dukono di Halmahera Utara Erupsi, 15 Orang Berhasil Dievakuasi, 2 WNA Dilaporkan Tewas

Di sisi lain, BPBD Halmahera Utara mendirikan Posko Tanggap Darurat Bencana Terpadu dan berkoordinasi dengan Pos Pantau Gunung Dukono, Basarnas, tenaga medis, TNI/Polri, serta masyarakat setempat.

Sementara itu, Kementerian Pariwisata mengeluarkan surat penutupan kawasan pendakian Gunung Dukono guna mengantisipasi risiko keselamatan wisatawan dan masyarakat, sebagaimana dilansir Tribun Ternate

Sebelumnya, Gunung Dukono juga pernah mengalami erupsi pada 6 April 2026 pukul 09.26 WIT.

Pada waktu itu, masyarakat di sekitar gunung diimbau untuk tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunTernate.com dengan judul BREAKING NEWS : Erupsi Gunung Dukono Halmahera Utara, Tim SAR Sisir Lokasi 20 Pendaki Terjebak

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Hasanudin Aco, TribunTernate.com/Randi Basri)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved