Mutasi dan Promosi di Polri
Setara Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya Seterusnya Dijabat Jenderal Bintang 3
Gebrakan baru! Kapolda Metro Jaya kini wajib Jenderal Bintang 3. Simak aturan permanen yang bikin posisinya setara Pangdam Jaya!
Ringkasan Berita:
- Sejarah Baru! Jakarta kini punya standar keamanan tertinggi, pimpinan Polda Metro wajib bintang tiga.
- Bukan Sementara! Aturan permanen ini bikin posisi Kapolda setara dengan jabatan mentereng Pangdam Jaya.
- Siapa Sosoknya? Inilah rekam jejak jenderal bintang tiga pertama yang kini resmi nakhodai Metro Satu.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Struktur kepolisian di Ibu Kota resmi mengalami perubahan fundamental. Mulai Mei 2026, jabatan Kapolda Metro Jaya tidak lagi diisi oleh perwira tinggi (Pati) bintang dua atau Inspektur Jenderal (Irjen), melainkan secara permanen menjadi jatah jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen).
Perubahan ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 yang ditetapkan pada 13 Mei 2026.
Melalui keputusan ini, Polda Metro Jaya menjadi satu-satunya Polda dengan klasifikasi Tipe A+ di Indonesia.
Berlaku untuk Pejabat Seterusnya
Kenaikan level jabatan ini dipastikan bukan hanya berlaku bagi pejabat saat ini, melainkan menjadi standar baru bagi pemimpin "Metro 1" di masa depan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa penempatan perwira bintang tiga tersebut akan terus berlanjut ke pejabat-pejabat berikutnya.
"Ya, benar," ujar Budi Hermanto singkat saat dikonfirmasi wartawan terkait keberlanjutan aturan tersebut bagi pejabat setelah ini, Kamis (14/5/2026).
Peningkatan status jabatan ini secara organisasional membuat posisi Kapolda Metro Jaya kini setara dengan Pangdam Jaya (Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta) yang dijabat oleh perwira TNI berpangkat Letnan Jenderal (Letjen)—yang juga berbintang tiga.
Penyesuaian ini dilakukan mengingat beban tugas dan tanggung jawab menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jakarta yang semakin kompleks.
Baca juga: Profil Letjen Deddy Suryadi, Pangdam Jaya Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang 3, Alumni Akmil 1996
Profil dan Rekam Jejak Komjen Asep Edi Suheri
Sejalan dengan perubahan struktur tersebut, Kapolda Metro Jaya saat ini, Asep Edi Suheri, resmi naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Irjen menjadi Komjen melalui upacara korps raport pada 13 Mei 2026.
Asep Edi Suheri merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 dengan spesialisasi di bidang reserse (penyelidikan kriminal). Pria kelahiran Tasikmalaya, 16 November 1972 ini merupakan putra dari Letkol Inf (Purn.) A. Sukmana, purnawirawan TNI Angkatan Darat.
Sebelum memimpin Polda Metro Jaya menggantikan Irjen Karyoto, Asep tercatat pernah menduduki sejumlah posisi strategis di Mabes Polri:
- Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim: Menangani computer crime (kejahatan siber murni) dan computer-related crime (kejahatan konvensional yang menggunakan sarana komputer).
- Kepala Satgas P3GN (Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba): Mencatatkan penyitaan barang bukti sebanyak 2,3 ton sabu dan 1,4 ton ganja.
- Kepala Satgas TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang): Memimpin penegakan hukum pada kasus perdagangan manusia.
Perubahan status Polda Metro Jaya menjadi Tipe A+ dengan pimpinan bintang tiga ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi keamanan lintas sektoral di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya secara lebih efektif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/komjen-Asep-Edi-Suheri.jpg)