Jumat, 15 Mei 2026

Program Beasiswa Sawit Tahun 2026 Sasar 5.000 Mahasiswa Penerima

Program beasiswa sawit oleh BPDP ini tersebar pada 21 provinsi di Indonesia mencapai 13.265 orang.

Tayang:
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews.com/HO
SOSIALISASI BEASISWA SAWIT - Kegiatan Sosialisasi Program Beasiswa Sawit dalam Rangka Kegiatan Pengarusutamaan Gender (PUG) di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada 12 Mei 2026. Kegiatan ini diselenggarakan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) diikuti 160 siswa SMA dan SMK dan 50 guru perwakilan dari 20 sekolah.   

Ringkasan Berita:
  • Program Beasiswa Sawit yang diselenggarakan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tahun 2026 menargetkan 5.000 mahasiswa calon penerima.
  • Program beasiswa bertujuan meningkatkan kualitas SDM di perkebunan kelapa sawit dan tersebar di 21 provinsi, melibatkan 42 Lembaga Penyelenggara Program Pendidikan Pengembangan SDM Perkebunan. 
  • Sejak 2015 hingga 30 April 2026, total mahasiswa penerima beasiswa sawit mencapai 13.265 orang dengan 4.975 orang penerima beasiswa sudah selesai didanai. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menyelenggarakan Sosialisasi Program Beasiswa Sawit dalam Rangka Kegiatan Pengarusutamaan Gender (PUG) di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada 12 Mei 2026.

Kegiatan ini diikuti 160 siswa SMA dan SMK yang mayoritas orang tuanya bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit serta 50 guru perwakilan dari 20 sekolah. 

“Program Beasiswa Sawit ini hadir sebagai investasi bagi generasi muda, yang tidak hanya mendorong kemajuan perkebunan sawit, tetapi juga memastikan keberlanjutannya bagi masa depan Indonesia," kata  Kepala Divisi Penyaluran Dana Pengembangan SDM Perkebunan BPDP, Sudi Bawa Suwita, dikutip pada Jumat (15/5/2026).

Dia menjelaskan sejak 2015 hingga 30 April 2026, total mahasiswa penerima beasiswa sawit mencapai 13.265 orang dengan 4.975 orang penerima beasiswa sudah selesai didanai. 

Program beasiswa sawit ini tersebar pada 21 provinsi di Indonesia yang hingga tahun 2025 melibatkan 42 Lembaga Penyelenggara Program Pendidikan Pengembangan SDM Perkebunan.

Melalui kegiatan ini, BPDP berharap penerima manfaat dari program Pengembangan SDM Perkebunan berupa Beasiswa Sawit dari Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) khususnya dari Papua Barat Daya meningkat sehingga membawa perubahan positif terhadap pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara nasional.  

Direktorat Jenderal Perkebunan, Suparwati menjelaskan, berdasarkan angka Statistik Perkebunan, luas areal perkebunan kelapa sawit rakyat di Papua Barat Daya mencapai 3.600 hektar dengan jumlah petani 594 KK.

Mereka tersebar di 2 kabupaten yaitu Kabupaten Sorong seluas 3.214 hektar dengan jumlah petani 434 KK dan Kabupaten Sorong Selatan seluas 386 hektar dengan jumlah petani 160 KK. 

Dia mengatakan program beasiswa ini untuk meningkatkan kualitas SDM Perkebunan kelapa sawit dan tahun 2026 ini target penerima beasiswa sebanyak 5.000 orang.

Kategori beasiswa

Pemerintah menyiapkan kategori khusus melalui Program Afirmasi untuk peserta yang berasal dari Wilayah Papua, Wilayah Nusa Tenggara, Daerah 3T, wilayah perbatasan dan peserta yang tidak mampu secara ekonomi.

Alokasi dan kuota afirmasi yang disediakan yaitu maksimal 30 persen dari total kuota keseluruhan berdasarkan asal daerah dan kondisi ekonomi.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Papua Barat, Moch. Abdul Kobir mengatakan, Program Beasiswa Sawit ini merupakan program yang sangat penting dan strategis.

Program ini juga menjadi bentuk kehadiran negara dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi anak-anak Indonesia, khususnya anak-anak dari keluarga pekebun sawit dan masyarakat di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan. 

Dia menjelaskan Beasiswa Sawit bukan hanya tentang bantuan biaya pendidikan, tetapi tentang menciptakan mobilitas sosial, memperluas kesempatan hidup, dan membangun generasi Papua yang unggul, mandiri, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Umum selaku Ketua PUG BPDP, Zaid Burhan Ibrahim mengatakan, melalui sosialisasi ini diharapkan para guru dan siswa dapat memperoleh informasi lengkap tentang peluang, manfaat, dan mekanisme program Beasiswa Sawit.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved