Idul Adha 2026
6 Kesalahan yang Sering Terjadi saat Berkurban dan Harus Dihindari
Masih banyak umat Muslim yang melakukan kesalahan saat berkurban, mulai dari niat yang keliru hingga distribusi daging yang tidak tepat.
Ringkasan Berita:
- Masih banyak umat Muslim yang melakukan kesalahan saat berkurban, mulai dari niat yang keliru hingga distribusi daging yang tidak tepat.
- Hewan kurban harus memenuhi syarat syariat, sementara proses penyembelihan juga wajib memperhatikan kebersihan dan etika Islam.
- Kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga wujud keikhlasan, kepedulian sosial, dan ketaatan kepada Allah SWT.
TRIBUNNEWS.COM - Ibadah kurban menjadi salah satu amalan penting yang dilakukan umat Islam saat Hari Raya Idul Adha.
Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, kurban juga menjadi simbol kepedulian sosial dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan.
Namun, dalam praktiknya masih banyak kesalahan saat berkurban yang kerap dianggap sepele.
Padahal, kesalahan dalam berkurban dapat mengurangi kesempurnaan ibadah, bahkan membuat nilai kurban menjadi tidak maksimal.
Karena itu, penting bagi umat Muslim untuk memahami tata cara kurban yang benar sesuai syariat Islam.
Berikut 6 kesalahan yang sering terjadi saat berkurban dan harus dihindari, sebagaimana dilansir dari BAZNAS Jabar:
1. Niat Kurban yang Keliru
Kesalahan pertama yang sering terjadi adalah niat kurban yang tidak benar.
Sebagian orang masih melaksanakan kurban karena alasan gengsi, tradisi, atau ingin dipuji orang lain.
Padahal, ibadah kurban seharusnya dilakukan dengan niat ikhlas semata-mata karena Allah SWT dan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat-Nya.
Baca juga: Kurban Online Apakah Sah? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-An’am ayat 162:
قُلْ اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ ١٦٢
Artinya: "Sesungguhnya shalatku, nusukku (sembelihanku), hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam."
Karena itu, meluruskan niat menjadi hal paling penting sebelum melaksanakan ibadah kurban.
2. Menganggap Berkurban Hanya Sekali Seumur Hidup
Masih banyak orang yang beranggapan ibadah kurban cukup dilakukan sekali dalam hidup.
Padahal, Nabi Muhammad SAW senantiasa melaksanakan kurban setiap Idul Adha selama beliau mampu.
Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan Rasulullah SAW rutin berkurban setiap tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Penjual-Hewan-Kurban-Mulai-Ramai-Jelang-Idul-Adha-1447-H_20260514_175739.jpg)