Kamis, 21 Mei 2026

PGTC 2026

Resmi Dibuka, Pertamina Goes To Campus 2026 Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

PGTC 2026 dirancang sebagai wadah strategis mendekatkan mahasiswa dengan dunia industri energi sejak dini.

Tayang:
Editor: Content Writer
Dok. Pertamina
PGTC 2026 - Bertempat di Aula Timur ITB (21/05), Pertamina resmi membuka gelaran Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026. Mengusung tema "Energizing Acceleration for Future Impact", acara ini juga menandai dibukanya kompetisi nasional Energynovation dan Energy Debate Championship. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendorong inovasi mahasiswa dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus dan dunia pendidikan dengan memperkenalkan industri energi lebih dini ke generasi penerus. 

TRIBUNNEWS.COM - Kick-off program Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 resmi digelar di Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (21/5/2026). Mengusung tema "Energizing Acceleration for Future Impact", penyelenggaraan tahun ini hadir dengan konsep baru berupa roadshow ke lima kota di Indonesia.

Selain roadshow, PGTC 2026 turut menghadirkan rangkaian kompetisi, talk show, ekshibisi, hingga program pengembangan mahasiswa. Pembukaannya ditandai dengan seremoni yang dihadiri jajaran manajemen Pertamina dan sejumlah perwakilan akademisi serta pemerintah.

Mereka yang hadir, di antaranya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB Irwan Meilano, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Junaidi Khotib.

Sebagai informasi, PGTC merupakan program PT Pertamina (Persero) yang menghadirkan ruang bagi mahasiswa Indonesia untuk belajar, berkompetisi, dan berkontribusi terhadap isu energi. Berbagai kegiatannya dikemas secara edukatif, kompetitif, sekaligus kolaboratif.

Program tahunan ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung pengembangan generasi muda. Selain itu, PGTC juga diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi bagi masa depan energi berkelanjutan Indonesia.

Baca juga: Direksi Pertamina Paparkan Strategi Menjaga Ketahanan Energi Nasional di IPA Convex 2026

Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan, PGTC 2026 dirancang sebagai wadah strategis untuk mencetak generasi penerus. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya berbekal kemampuan akademis, tetapi juga pendekatan praktis yang diperoleh dari interaksi langsung dengan industri.

"Kami membawa Pertamina secara grup keseluruhan hadir untuk memberikan gambaran tentang proses bisnis industri di Pertamina, sehingga mereka bisa melihat kecocokan antara ilmu pengetahuan yang mereka miliki dan melihat bagaimana peluang mereka yang ingin berkarir di Pertamina," ujar Arya dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Kamis.

Dari sudut pandang akademisi, Irwan Meilano menyambut baik inisiatif tersebut sebagai penguatan sinergi antara kampus dan industri. Menurut dia, kehadiran Pertamina di kampus melalui PGTC memberikan wawasan riil bagi mahasiswa mengenai tantangan industri masa depan sejak dini.

Ia berharap, program itu tidak hanya membuka wawasan mahasiswa, tetapi juga membantu kampus meningkatkan kualitas kurikulum agar lebih relevan dengan dinamika industri.

"Kami berharap, program ini membuka wawasan mahasiswa dan membantu kami di lingkungan kampus untuk meningkatkan kualitas kurikulum yang lebih dekat dan relevan dengan perkembangan industri yang dinamis. Semoga kerja sama ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pendidikan," terang Irwan.

Baca juga: Lewat Sokoguru Policy Forum, Pertamina Bahas Strategi Penguatan Ketahanan & Transisi Energi Nasional

Sejalan dengan hal itu, Junaidi menekankan pentingnya dukungan sektor korporasi dalam ekosistem riset mahasiswa. Menurutnya, dukungan tersebut memberikan manfaat besar, terutama untuk meningkatkan daya saing sekaligus menguatkan relevansi pendidikan.

Sejauh ini, pemerintah terus mendorong terciptanya riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan bangsa. PGTC pun dinilai sebagai wujud kontribusi Pertamina yang hadir lebih awal di kampus untuk membekali mahasiswa sebelum terjun ke dunia industri.

"PGTC merupakan wujud kontribusi Pertamina sebagai industri yang hadir lebih awal di kampus dan memberikan insight yang sangat baik bagi mahasiswa sebelum terjun secara nyata ke dunia industri. Kami berharap, ajang ini dapat menyentuh semakin banyak perguruan tinggi dan memancing perusahaan dan industri lain untuk ikut terlibat demi mendukung kemajuan pendidikan Indonesia," jelas Junaidi.

Pembukaan PGTC 2026 sekaligus menjadi momentum open call kompetisi nasional Energy Debate Championship (EDC) dan Energynovation Ideas Competition (EIC) bagi mahasiswa seluruh Indonesia. Selain seremoni, acara turut menghadirkan sesi Energizing Talks bertajuk "Energizing Indonesia: From National Strategy to Everyday Action" dan sesi Youth Stage.

Kedua sesi tersebut memberikan inspirasi seputar pengembangan diri serta peluang karier di sektor energi. Tak hanya itu, Pertamina juga memperkenalkan program Pertamuda Seed and Scale 2026, yakni kompetisi ide bisnis tingkat nasional yang pendaftarannya dimulai pada awal Juni 2026.

Baca juga: Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Adakan Energy AdSport Challenge di ITB

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved