Aktivis dan Jurnalis RI Ditangkap Israel
Ayah Andi Angga Ungkap Obrolan Terbaru dengan Anaknya usai Dibebaskan Israel: Dia Ngaku Sehat
Andi Angga dan delapan WNI yang ditahan militer Isral saat menjalankan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla telah dibebaskan pada Kamis (21/5/2026).
Ringkasan Berita:
- Andi Angga dan delapan WNI lain yang ditahan oleh militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 telah dibebaskan pada Kamis (21/5/2026).
- Andi Angga merupakan delegasi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) bersama Rumah Zakat dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.
- Setelah mengetahui Andi Angga bebas, pihak keluarga pun mengungkap kondisinya dalam keadaan sehat.
TRIBUNNEWS.COM - Rasa lega sekaligus haru menyelimuti keluarga Andi Angga, delegasi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang telah dibebaskan Israel.
Andi Angga dan delapan warga negara Indonesia (WNI) sempat ditahan oleh militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menuju Jalur Gaza, beberapa hari lalu.
Kini, para WNI yang terdiri dari aktivis dan jurnalis ini berhasil dibebaskan pada Kamis (21/5/2026).
Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi sembilan warga negara Indonesia (WNI) telah bebas dan masih proses pemulangan.
Saat ini, sembilan WNI sudah tiba di Istanbul, Turki, sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Air.
Kabar pembebasan para WNI tersebut, turut didengar oleh Ayah Angga, Andi Hamzah.
Ia mengatakan, anak sulungnya kini telah berada di Istanbul, Turki.
Hal tersebut, disampaikan Andi saat ditemui Tribun-Timur.com di Dusun Kariako, Desa Buntu Karya, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan.
“Sudah bebas. Kemarin itu kita tahan dulu konfirmasi karena masih perjalanan dari Israel ke Turki,” tuturnya, Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 11.39 Wita siang.
Andi Hamzah menceritakan, pihak keluarga baru memastikan kabar Angga setelah ia tiba di Turki.
Kini, kata Andi Hamzah, putranya bersama WNI lainnya masih berada dalam pendampingan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Turki.
Baca juga: Penahanan Aktivis Kemanusiaan oleh Israel Ancam Masa Depan Solidaritas Global
Sempat Video Call dengan Angga
Lebih lanjut, Andi Hamzah mengatakan, pihaknya sempat melakukan video call dengan sang putra setelah tiba di Istanbul.
Angga mengabarkan dirinya dalam keadaan sehat.