Rabu, 27 Mei 2026

Idul Adha 2026

Tips Memasak Daging Kurban agar Empuk dan Cara Sehat Mengolahnya

Berikut tips membuat daging kurban cepat empuk dan cara mengolahnya dengan sehat agar tidak kolesterol.

Tayang:
WARTA KOTA/WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAGA
KURBAN - Panitia Kurban tengah memilah daging yang akan dibagikan ke masyarakat di Kantor Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (29/6/2023). Berikut tips membuat daging kurban cepat empuk dan cara mengolahnya dengan sehat agar tidak kolesterol. 

TRIBUNNEWS.COM - Momen Hari Raya Idul Adha identik dengan menu olahan daging sapi dan kambing.

Di antaranya rendang sapi, sate kambing, hingga tongseng kambing.

Namun, memasak daging sapi dan kambing kadang menemui kendala, yakni daging alot dan susah empuk.

Agar masakan-makasan tersebut terasa lezat, berikut tips yang dapat dilakukan agar daging dapat cepat empuk.

Berikut tips membuat daging kurban cepat empuk, dikutip dari Sajian Sedap:

1. Buang Selaput Putih

Pisahkan selaput putih atau jaringan ikat (connective tissue) di sekitar daging dengan pisau tajam secara perlahan.

Selaput putih pada daging harus dibuang untuk menghasilkan daging yang mudah empuk.

2. Buang Urat pada Daging

Urat dapat membuat daging menjadi keras, sehingga memerlukan waktu yang lama untuk memasaknya.

Jadi agar daging cepat empuk, sebaiknya buang urat pada pada daging sebelum memasaknya.

Baca juga: Resep Sate Kambing Bumbu Kecap, Ide Olahan Daging Kurban saat Idul Adha, Mudah Dibuat di Rumah

3. Potong Berlawanan Arah Serat

Memotong daging dengan cara berlawanan dengan arah seratnya dapat membuat serat menjadi lebih pendek.

Sehingga daging akan lebih cepat matang dan empuk ketika dimasak.

Selain itu, juga dapat membuat daging lebih mudah dikunyah.

4. Gunakan Daun Pepaya

Daun pepaya atau bubuk daun pepaya merupakan bahan alami yang dapat digunakan untuk mengempukkan daging.

Caranya, remas-remas daun pepaya terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke dalam potongan daging. 

Kemudian diamkan selama 60-90 menit.

Untuk satu kilogram daging dapat menggunakan 250 gram daun pepaya dalam proses pengempukannya.

5. Gunakan Nanas

Selain daun pepaya, nanas juga dapat digunakan untuk mengempukkan daging dalam waktu singkat.

Anda dapat memotong nanas atau menjadikannya jus kemudian campurkan atau balurkan pada daging.

Kandungan asam yang ada pada nanas cukup kuat sehingga bisa membuat daging menjadi empuk ketika diolah.

Namun, jangan diamkan daging yang dibaluri jus nanas lebih dari 12 jam.

6. Marinasi dengan Buttermilk

Buttermilk memiliki kandungan asam laktat yang dapat melemahkan serat daging.

Memarinasi daging menggunakan buttermilk selama 20-40 menit sebelum dimasak dapat membuat daging menjadi cepat empuk.

7. Rebus Dua Kali

Untuk mengempukkan dan menghilangkan bau amis jeroan sapi dan kambing, Anda bisa menggunakan tips perebusan dua kali.

Pertama rebus jeroan yang sudah dicuci bersih di dalam panci.

Apabila ada kotoran yang mengapung, ambil dan buang. Kemudian rebus kembali jeroan dengan menggunakan rempah-rempah beraroma kuat untuk menghilangkan bau amis.

8. Gunakan Baking Soda

Menggunakan baking soda dapat menetralkan asam dan meningkatkan pH pada permukaan daging. Sehingga, daging akan mudah empuk.

Dalam penggunaannya, rata-rata dalam satu kilogram daging menggunakan tidak lebih dari 15 gram baking soda.

Penggunaan baking soda dapat dilakukan di bagian luar daging yang sudah dibersihkan. Lalu diamkan selama 30 menit.

Selain itu, baking soda juga dapat dilarutkan ke dalam air, kemudian gunakan untuk merendam daging selama beberapa saat.

9. Lumuri dengan Garam

Garam ternyata juga dapat digunakan untuk mengempukkan daging.

Garam dapat memecah serat otot daging tanpa merusak rasa daging tersebut, sehingga aman untuk digunakan.

Caranya taburkan garam ke permukaan daging lalu diamkan selama satu sampai dua jam.

Setelah didiamkan, kemudian bilas dan tepuk-tepuk permukaan daging hingga kering.

10. Pukul Daging dengan Pemukul Khusus

Pemukul daging memiliki bentuk seperti martil dengan desain khusus di bagian ujung pemukulnya.

Caranya potong daging terlebih dahulu, kemudian pukul potongan daging dengan tidak terlalu keras agar tekstur daging tidak rusak dan tetap dapat dikonsumsi.

Baca juga: Cara Menangani dan Menyimpan Daging Kurban: Pisau Harus Tajam, Sebelum Disimpan Tak Perlu Dicuci

Tips Mengolah Daging Kurban

Selain mengempukkan daging, cara mengolah juga harus Anda perhatikan.

Daging harus diolah secara sehat agar dapat menikmatinya tanpa khawatir terhadap kesehatan, seperti kolesterol.

Berikut tips mengolah daging kurban agar tidak kena kolesterol, dilansir Sajian Sedap:

1. Pilih Daging dengan Bijak

Pilih bagian daging yang rendah lemak seperti daging tanpa lemak atau bagian daging dengan lemak yang sedikit.

2. Buang Lemak Berlebihan

Sebelum memasak atau menyimpan daging, pastikan untuk membuang lemah yang berlebihan.

Potong bagian lemak yang terlihat jelas. Hindari memasak daging dengan lemak yang melekat padanya.

Daging yang lebih segar cenderung memiliki sedikit lemak dan membantu mengurangi kadar kolesterol.

3. Gunakan Bumbu Alami

Penggunaan bumbu alami seperti bawang putih, jahe, kunyit, dan rempah-rempah lainnya dapat memberikan rasa yang lezat pada daging kurban tanpa harus menambahkan garam berlebih atau bahan tambahan berlemak tinggi lainnya.

4. Hindari Penggunaan Saus dan Bahan Tambahan Berlemak Tinggi

Banyak saus dan bahan tambahan yang digunakan dalam memasak dapat mengandung lemak jenuh dan trans yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Hindarilah penggunaan saus dengan kandungan lemak tinggi dan pilihlah saus alami atau bumbu-bumbu segar untuk memberikan cita rasa pada daging kurban.

5. Metode Pengolahan yang Tepat

Pilihlah metode pengolahan yang sehat seperti memasak dengan metode panggang, rebus, kukus, atau panggan tanpa menggunakan minyak.

Hindari menggoreng daging dalam minyak yang berlebihan. Hal ini karena dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam daging.

6. Sertakan Sayuran dalam Hidangan

Tambahkan sayuran segar, seperti brokoli, wortel, kembang kol, atau sayuran hijau lainnya dalam hidangan daging kurban Anda.

Sayuran kaya serat dan nutrisi yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

7. Batasi Porsi dan Frekuensi Konsumsi

Meskipun daging kurban bisa menjadi hidangan yang lezat, tetaplah mengontrol porsi dan frekuensi konsumsinya. Mengonsumsi daging dalam porsi yang seimbang.

8. Sertakan Sayuran dan Buah Segar

Untuk mengurangi dampak kolesterol dari hidangan daging kurban, pastikan untuk menyertakan porsi sayuran dan buah-buahan segar dalam makanan Anda.

Sayuran dan buah-buahan kaya serat, vitamin, dan antioksidan yang dapat membantu menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Jadi, pastikan untuk menambahkan salad, sayuran panggang, atau buah-buahan segar sebagai pelengkap hidangan Anda.

(Tribunnews.com)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved