Tanggal 29 Mei 2026 Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Peringatan dan Sejarahnya
Tanggal 29 Mei 2026 memperingati Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB, Hari Kesehatan Pencernaan Sedunia dan Hari Gunung Everest.
Tema-tema tersebut membahas berbagai topik, mulai dari kesehatan usus, pencegahan kanker kolorektal, hingga pentingnya mikrobioma usus dalam menjaga keseimbangan tubuh.
Melalui momentum ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa menjaga kesehatan pencernaan tidak hanya berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi, tetapi juga gaya hidup, aktivitas fisik, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
3. Hari Gunung Everest (Mount Everest Day)
Peringatan lain yang jatuh pada 29 Mei adalah Hari Gunung Everest atau Mount Everest Day.
Hari ini diperingati untuk mengenang keberhasilan pendakian pertama ke puncak gunung tertinggi di dunia yang dilakukan pada 29 Mei 1953.
Gunung Everest yang berada di Pegunungan Himalaya, tepat di perbatasan Nepal dan Tiongkok, memiliki ketinggian sekitar 8.849 meter di atas permukaan laut.
Gunung ini dikenal dengan berbagai nama, seperti Sagarmatha di Nepal dan Qomolangma dalam bahasa Tibet.
Sebelum keberhasilan pendakian tahun 1953, berbagai ekspedisi telah dilakukan sejak dekade 1920-an.
Namun medan yang ekstrem, cuaca yang sulit diprediksi, serta keterbatasan teknologi saat itu membuat banyak upaya berakhir tanpa mencapai puncak.
Sejarah akhirnya tercipta ketika pendaki asal Selandia Baru, Edmund Hillary, bersama pendaki Sherpa keturunan Nepal-India, Tenzing Norgay, berhasil mencapai puncak Everest pada pagi hari tanggal 29 Mei 1953.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah eksplorasi manusia.
Untuk menghormati jasa Hillary yang wafat pada tahun 2008, pemerintah Nepal kemudian menetapkan 29 Mei sebagai Hari Everest Internasional.
Peringatan ini tidak hanya mengenang para pendaki yang berhasil menaklukkan puncak gunung tertinggi dunia, tetapi juga mengapresiasi budaya masyarakat Sherpa yang memiliki hubungan spiritual kuat dengan Everest.
Bagi masyarakat Sherpa, Everest bukan sekadar destinasi pendakian, melainkan gunung suci yang dihormati melalui berbagai tradisi dan ritual sebelum ekspedisi dilakukan.
Nilai budaya tersebut menjadikan Everest memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar simbol petualangan dan pencapaian fisik.
(Tribunnews.com/Farra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Peringatan-29-Mei-2026.jpg)