Prabowo Sudah 13 Kali Kunker Luar Negeri hingga Mei 2026, Paling Sering ke Prancis, Bahas Apa?
Kunker terbaru Prabowo ke Prancis bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1447 H pada Selasa (26/5/2026). Prabowo pun melaksanakan salat ied di sana.
Ringkasan Berita:
- Dalam kunker luar negeri, Prabowo diketahui paling sering berkunjung ke Prancis yakni sudah sebanyak tiga kali pada 2026.
- Terbaru, Prabowo berangkat ke Prancis bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1447 H pada Selasa (26/5/2026) lalu. Prabowo pun melaksanakan salat ied di sana.
- Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, sebelumnya menyatakan bahwa kunker Prabowo ke Prancis saat Idul Adha itu untuk memenuhi undangan Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang sempat tertunda.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto sudah tercatat melakukan kunjungan kerja (kunker) luar negeri sebanyak 13 kali hingga Mei 2026 ini.
Dalam kunker tersebut, Prabowo diketahui paling sering berkunjung ke Prancis yakni sudah sebanyak tiga kali pada 2026.
Terbaru, Prabowo berangkat ke Prancis bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1447 H pada Selasa (26/5/2026) lalu. Prabowo pun melaksanakan salat ied di sana.
Setelah itu, Prabowo baru bertemu dengan Macron pada Kamis (28/5/2026).
Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, sebelumnya menyatakan bahwa kunker Prabowo ke Prancis saat Idul Adha itu untuk memenuhi undangan Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang sempat tertunda.
Sugiono menjelaskan, kunjungan tersebut awalnya direncanakan berlangsung pada April 2026. Namun, jadwal keduanya tidak cocok sehingga. Kemudian undangan kembali disampaikan Macron saat Prabowo berkunjung ke Paris dalam pertemuan sebelumnya.
Adapun, setelah dari Prancis nanti, Prabowo disebutkan akan melanjutkan kuker ke Austria dan Hungaria.
Lantas, apa saja yang dibahas Prabowo saat kunjungan ke Prancis berkali-kali itu?
Mei 2026
Pada kunker terbaru ke Prancis itu, kunjungan Prabowo sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Prabowo bertemu dengan Macron pada Kamis (28/5/2026) di Istana Elysee, membahas peningkatan kerja sama di sejumlah sektor, mulai dari pertahanan hingga energi.
"Kita dalam hari ini saya kira akan membahas beberapa isu-isu penting, kerja sama di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan, research," kata Presiden dalam pernyataan pers bersama.
Baca juga: Prabowo & Macron Sepakat Percepat Indonesia-European CEPA, Investasi Prancis Berpotensi Banjiri RI
Selain itu, Prabowo juga membahas implementasi dari perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-Uni Eropa atau IEU-CEPA.
Perjanjian ekonomi tersebut saat ini telah masuk proses ratifikasi dan ditargetkan bisa mulai diimplementasikan pada tahun depan.
Prabowo berharap pertemuan kali ini dapat meningkatkan investasi kedua negara.
April 2026
Sebelumnya, pada 13-14 April 2026, kunker Prabowo ke Prancis untuk membahas peningkatan kerja sama strategis Indonesia-Prancis.
Pertemuan empat mata Prabowo dengan Macron tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan kerja sama bilateral, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menyampaikan pandangan strategis terkait dinamika global.
“Dalam pertemuan tersebut, Bapak Presiden selain memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Prancis, juga akan menyampaikan posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong perdamaian dunia,” ucap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Salah satu kerja sama yang dibahas dalam pertemuan April itu adalah sektor industri pertahanan, mengingat Indonesia membeli alat-alat utama sistem senjata (alutsista) dari Prancis.
Selain itu, Prabowo juga membahas soal penguatan kerja sama pendidikan, khususnya di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), guna mendukung transfer teknologi dan peningkatan penguasaan teknologi atas alutsista yang dimiliki.
Januari 2026
Sementara itu, kunjungan pertama Prabowo ke Prancis pada 23-24 Januari 2026 lalu, membahas penguatan hubungan bilateral Indonesia–Prancis di berbagai bidang strategis.
Prabowo saat itu dijadwalkan bertemu Presiden Perancis Emmanuel Macron dalam jamuan santap malam pribadi di Istana Elysee.
Kunjungan ke Prancis ini menegaskan komitmen kuat Pemerintahan Prabowo untuk terus mengedepankan diplomasi aktif, membangun kepercayaan global, serta memperluas kemitraan strategis Indonesia dengan negara-negara sahabat di Eropa.
Untuk diketahui, pada 2025 lalu, Prabowo juga sempat kunker ke Prancis pada 13-15 Juli dalam rangka memenuhi undangan Macron untuk menghadiri parade militer Hari Bastille sebagai tamu kehormatan.
Di mana Indonesia mengirimkan kontingen gabungan TNI-Polri dan taruna, serta memasuki podium kehormatan bersama Macron, setelah sebelumnya memeriksa kesiapan kontingen di Jakarta dan diterima secara resmi di Bandara Orly oleh pejabat tinggi Prancis.
Dengan demikian, maka Prabowo tercatat sudah empat kali melakukan kunker ke Prancis sejak 2025 lalu.
Daftar Negara yang Sudah Dikunjungi Prabowo Selama 2026
Berikut adalah daftar kunker luar negeri Prabowo selama 2026, dari Januari hingga Mei 2026.
- Britania Raya (18-21 Januari)
- Swiss (21-23 Januari)
- Prancis (23-24 Januari)
- Amerika Serikat (17–21 Februari)
- Britania Raya (23–24 Februari)
- Yordania (24–25 Februari)
- Uni Emirat Arab (25–26 Februari)
- Jepang (29–31 Maret)
- Korea Selatan (31 Maret–02 April)
- Rusia (13 April)
- Prancis (13-14 April)
- Filipina (7-9 Mei)
- Prancis (26 Mei)
(Tribunnews.com/Rifqah)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.