Hari Lahir Pancasila
Prabowo: Saat Dunia Pecah Karena Pertikaian, Indonesia Punya Pegangan Kokoh Bernama Pancasila
Prabowo Subianto mengatakan Indonesia memiliki pegangan yang kokoh yaitu Pancasila di saat dunia penuh dengan ketidakpastian dan pertikaian
Ringkasan Berita:
- Pancasila jangan hanya sekadar slogan yang diucapkan dalam setiap upacara
- Pancasila harus dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
- Tantangan besar bangsa Indonesia sekarang ini adalah memastikan pembangunan ekonomi berjalan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia memiliki pegangan yang kokoh yaitu Pancasila di saat dunia penuh dengan ketidakpastian, pertikaian, dan rivalitas.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2025).
“Di tengah dunia yang semakin terpecah oleh pertikaian, rivalitas geopolitik, perang dagang, dan ketidakpastian ekonomi, Indonesia memiliki pegangan yang kokoh, pegangan itu adalah Pancasila,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah dan Pancasila jangan hanya sekadar slogan yang diucapkan dalam setiap upacara.
Pancasila menurut Presiden harus dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara, termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,” katanya.
Baca juga: Prabowo Berbincang Akrab dengan JK Setelah Upacara Hari Lahir Pancasila
Presiden mengatakan satu tantangan besar bangsa Indonesia sekarang ini adalah memastikan pembangunan ekonomi berjalan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Presiden mengajak bangsa Indonesia untuk refleksi diri mengenai kondisi pertumbuhan ekonomi.
Menurut Presiden meskipun ekonomi tumbuh, namun tidak terjadi secara adil dan merata.
“Marilah kita selalu jujur kepada diri kita sendiri. Kita harus mengakui kelemahan-kelemahan dan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi. Selama beberapa dasawarsa terakhir, Indonesia ekonominya memang tumbuh, tapi apakah pertumbuhan itu sudah merata, sudah dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia secara adil? Marilah kita jujur melihat kenyataan yang kita hadapi sekarang,” pungkasnya.
Baca juga: Legislator PDIP: Pancasila Pedoman Moral Bernegara, Bukan Sekadar Seremoni Tahunan
Dalam upacara hari lahir Pancasila hadir sejumlah mantan pemimpin negara di antaranya Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wapres ke-13 Maruf Amin, istri Wapres ke-9 RI, Soraya Hamzah Haz.
Hadir pula Ketua MA Sunarto, Ketua MK Suhartoyo, Ketua KY Abdul Chair Ramadhan.
Sejumlah kepala badan atau lembaga dan anggota Kabinet Merah Putih juga hadir dalam upacara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pabowo-Subianto-upacara-Hari-Lahir-Pancasila-OK.jpg)