Rabu, 3 Juni 2026

Profil dan Sosok

Profil 3 Komjen Pol Terbaru Jebolan Akpol 1994, Ada Jenderal Bintang 3 Termuda

Ada tiga orang alumni Akpol tahun 1994 yang sudah menyandang pangkat Komisaris Jenderal atau Komjen atau jenderal bintang tiga.

Tayang:
Dok. BNN/Polri
KOMJEN AKPOL 1994 - Komjen Pol Suyudi Ario Seto (kiri), Komjen Pol Asep Edi Suheri (tengah), dan Komjen Pol Dwiyono (kanan). 
Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 yang berpangkat Komjen kini bertambah satu setelah jabatan Kapolda Metro Jaya dinaikkan pangkat menjadi jenderal bintang 3.

Adalah Komjen Pol Asep Edi Suheri, Kapolda Metro Jaya sekaligus lulusan Akpol 1994 yang menyandang pangkat Komjen sejak 13 Mei 2026.

Komjen atau Komisaris Jenderal adalah Perwira Tinggi (Pati) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Polri yang setara dengan Letnan Jenderal, Laksamana Madya, atau Marsekal Madya di TNI. 

Komjen memiliki tanda pangkat tiga bintang emas.

Posisi Komjen merupakan posisi tertinggi kedua dan berada di bawah Jenderal Polisi atau bintang empat.

Saat ini, ada tiga alumni Akpol 1994 yang sudah menyandang pangkat Komjen.

Mereka adalah Komjen Asep Edi Suheri, Komjen Suyudi Ario Seto, dan Komjen Dwiyono.

Baca juga: Daftar 11 Kapolda Terbaru Jebolan Akpol 1994 setelah Mutasi Polri Mei 2026, Ada yang Komjen

Komjen Suyudi Ario Seto merupakan Jenderal Bintang 3 paling muda saat ini.

Suyudi lahir pada 14 Juli 1973.

Hal ini berarti, per hari ini Selasa (2/6/2026), Komjen Suyudi Ario Seto berusia 52 tahun.

Lantas, seperti apakah sosok 3 Komjen alumni Akpol 1994? Berikut ini informasinya.

Profil 3 Komjen Jebolan Akpol 1994

1. Komjen Pol Asep Edi Suheri

Komjen Pol Asep Edi Suheri adalah Kapolda Metro Jaya yang sudah menjabat sejak 5 Agustus 2025.

Ia menggantikan posisi Komjen Pol Karyoto.

Sebelumnya, Asep sempat menjabat sebagai Wakil Kepala Bareskrim atau Wakabareskrim Polri.

Sepanjang kariernya, Komjen Asep Edi Suheri juga pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Cirebon Kota.

Asep juga memiliki rekam jejak yang moncer selama bertugas sebagai anggota Polri.

Ia pernah menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri.

Direktorat Tindak Pidana Siber adalah satuan kerja di bawah Bareskrim Polri dan bertugas untuk menegakkan hukum terhadap kejahatan siber.

Secara umum, Dittipidsiber menangani dua kelompok kejahatan, yaitu computer crime dan computer-related crime.

Selain itu, Asep Edi Suheri juga pernah menjadi Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P3GN) Bareskrim Polri.

Di bawah kepemimpinan Asep, Satgas tersebut berhasil mengamankan narkoba seberat 2,3 ton sabu dan 1,4 ton ganja.

Tak hanya itu, Asep juga pernah dipercaya untuk menjadi Kepala Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Komjen Asep Edi Suheri lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 16 November 1972.

Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.

Karier Komjen Asep telah malang melintang di dalam Polri.

Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya.

Jabatan strategis pertama yang diemban Asep yakni sebagai Kasubbagbungkol Spripim Polri.

Pada 2011, ia kemudian dimutasi menjadi Kapolres Cirebon Kota.

Setelah itu, ia dipercaya untuk mengisi kursi jabatan sebagai Kapolres Sukabumi pada 2012.

Jenderal asal Tasikmalaya ini juga pernah menduduki posisi jabatan sebagai Wakapolresta Bekasi Kota pada 2015.

Pada 2016, Asep lalu mendapat amanah untuk menjabat sebagai Kapolresta Tangerang

Tak berselang lama, ia dimutasi menjadi Kabaglotas Set NCB Interpol Divhubinter Polri pada 2017.

Semasa dinasnya, Asep juga sempat menjabat sebagai Wadirtipidter Bareskrim Polri pada 2020.

Pada tahun yang sama, alumni Akpol 1994 ini kemudian didapuk sebagai Karokorwas PPNS Bareskrim Polri.

Di tahun 2021, Asep mendapat posisi strategis di Bareskrim Polri, yakni sebagai Dirtipidsiber Bareskrim Polri.

Ketika menjabat posisi tersebut, ia kerap menginformasikan kasus-kasus yang menjadi perhatian publik tanah air.

Barulah pada tahun 2022 Irjen Asep Edi Suheri diangkat sebagai Wakabreskrim Polri.

2. Komjen Pol Suyudi Ario Seto

Komjen Pol Suyudi Ario Seto adalah perwira tinggi Polri yang menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.

Ia sempat menjabat sebagai Kapolda Banten sejak Juni 2024 hingga Agustus 2025.

Lalu, Suyudi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BNN RI di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025). 

Sebelum itu, Suyudi juga sempat menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya.

Rekam jejak Suyudi Ario juga cemerlang di Polri.

Ia telah kenyang pengalaman menangani beragam kasus kriminal karena banyak bertugas sebagai reserse.

Suyudi Ario Seto lahir di Jakarta pada 14 Juli 1973.

Suyudi merupakan lulusan Akpol 1994.

Di Akpol, Suyudi satu angkatan dengan bekas Kadiv Propam Polri yang kontroversial yakni Ferdy Sambo.

Sederet pendidikan yang pernah ditempuhnya antara lain adalah PTIK, SESPIM, dan SESPIMTI (2018).

Suyudi Ario Seto juga telah menyelesaikan studi S-2 Kajian Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia (UI).

Nama lengkap berikut dengan gelarnya yaitu Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, S.H., S.I.K., M.Si.

Karier Suyudi Ario Seto telah malang melintang di dalam kepolisian tanah air.

Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya.

Ia tercatat pernah menjabat sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kanit Jatanras Polda Metro Jaya, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, dan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.

Selain itu, Suyudi juga sempat menduduki posisi sebagai Kanit Resmob Bareskrim Polri, Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2011), Kakorsis SPN Lido, Kapolsek Metro Tanah Abang (2012), Kapolsek Metro Penjaringan, dan Kasubbid Paminal Bid. Propam Polda Metro Jaya (2014).

Tak sampai di situ, jenderal asal Jakarta ini juga pernah mengisi kursi jabatan sebagai Kapolres Majalengka (2014), Kapolres Bogor (2015), Wakapolres Metro Jakarta Barat (2016), dan Kapolresta Bogor Kota (2016).

Karier Suyudi Ario Seto makin moncer setelah ia didapuk menjadi Kapolres Metro Jakarta Pusat pada tahun 2017.

Di tahun yang sama, ia dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.

Setelah itu, Suyudi ditunjuk untuk menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya pada tahun 2019.

Satu tahun kemudian, Suyudi diutus untuk menjabat sebagai Wadirtipideksus Bareskrim Polri.

Masih di tahun yang sama, ia lalu dimutasi menjadi Wadirtipidsiber Bareskrim Polri.

Tak berselang lama, Suyudi Ario Seto didapuk sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri pada tahun 2020.

Pada 2023, jenderal bintang dua asal Jakarta ini ditugaskan di tanah kelahirannya, dengan jabatan sebagai Wakapolda Metro Jaya.

Setelah itu, di tahun 2024, Suyudi Ario Seto naik pangkat dari Brigjen menjadi Irjen karena diutus untuk menjabat sebagai Kapolda Banten.

Ia menggantikan posisi Irjen Abdul Karim yang diamanahkan menjabat sebagai Kadiv Propam.

Pada Agustus 2025, ia naik pangkat dan diangkat menjadi Kepala BNN RI.

3. Komjen Pol Dwiyono

Komjen Pol Dwiyono lahir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada 23 Juni 1972.

Ia juga merupakan alumni Akpol 1994.

Dwiyono juga telah menyelesaikan Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada tahun 2002, Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) tahun 2009, dan Sespimti tahun 2018.

Di bidang akademik, Dwiyono berhasil meraih gelar Magister dari Universitas Indonesia pada tahun 2007 dan gelar Doktor dari Universitas Jayabaya pada tahun 2025.

Nama lengkap berikut dengan gelarnya yakni Komjen Pol. Dr. Dwiyono, S.I.K., M.Si.

Saat ini, Dwiyono menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Jabatan itu sudah Dwiyono emban sejak Oktober 2025.

Karir Dwiyono di Polri dimulai sejak penugasannya di Polres Metro Jakarta Utara pada tahun 1995.

Seiring berjalannya waktu, kariernya terus meroket.

Ia pernah menjabat Analis Kebijakan Madya di STIK Lemdiklat Polri hingga dipercaya sebagai Perwira Tinggi Baintelkam Polri dengan penugasan di Badan Intelijen Negara (BIN).

Dwiyono sempat menduduki posisi sebagai Deputi Bidang Intelijen Pengamanan Aparatur BIN (IA), Direktur Aparatur Negara, Direktur Respon Ancaman, serta Direktur Deteksi Dini di bidang intelijen siber.

(Tribunnews.com/Rakli)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved