Rabu, 3 Juni 2026

Pimpinan BGN Diganti

Ironi Nasib Kepala BGN Dadan Hindayana: Dicopot Sepulang Haji dan Dampingi Prabowo

Dadan Hindayana dicopot usai dampingi Prabowo dan sepulang haji. Istana sebut hasil evaluasi kinerja 1,5 tahun BGN.

Tayang:
Penulis: Abdul Qodir
Kompas.com/Tim Media Prabowo Subianto
KEPALA BGN DICOPOT - Presiden RI Prabowo Subianto bersama Kepala BGN Dadan Hindayana saat mengunjungi siswa korban kecelakaan mobil pengangkut makanan MBG di RS Koja, Jakarta Utara, Selasa (16/12/2025). Pada 2 Juni 2026, Presiden Prabowo mencopot Dadan dari jabatan Kepala BGN, tak lama setelah kepulangan dari ibadah haji dan usai mendampingi kunjungan ke SPPG Palmerah, Jakarta Barat. 
Ringkasan Berita:
  • Dadan Hindayana dicopot dari jabatan Kepala BGN oleh Presiden Prabowo pada 2 Juni 2026.
  • Keputusan diambil usai evaluasi 1,5 tahun termasuk catatan SOP dan tata kelola program MBG.
  • Dadan sebelumnya baru pulang haji dan sempat mendampingi Presiden di SPPG Palmerah dan SMPN 111 Jakarta.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada 2 Juni 2026.

Keputusan itu datang di tengah dua fase aktivitas terakhir Dadan: usai menunaikan ibadah haji dan setelah mendampingi Presiden meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemerintah menyebut pergantian dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja lembaga selama sekitar 1,5 tahun, termasuk catatan kedisiplinan SOP dan tata kelola program MBG.

Istana Umumkan Pergantian Pimpinan BGN

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo memutuskan pergantian setelah evaluasi menyeluruh.

“Maka pada hari ini, Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo di Istana Negara.

Dadan diberhentikan bersama dua wakil kepala BGN, Lodewijk Pusung dan Soni Sanjaya. Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN. Dua wakil kepala diisi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Prasetyo menyebut evaluasi mencakup sejumlah catatan teknis pelaksanaan program.

“Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP,” ujarnya.

Baca juga: Prabowo Angkat Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN Gantikan Dadan, Dasco: Pilihan Tepat

Sepulang Haji dan Usulan MBG di Jeddah

Dadan menunaikan ibadah haji bersama istri melalui jalur reguler setelah menunggu sekitar 12 tahun, sejak pendaftaran pada 2014. Ia berangkat pada 20 Mei 2026.

“Kita berdua sudah daftar sejak 5 Mei 2014, jadi 12 tahun menunggu dan akhirnya kita dipanggil persis di tahun ini,” kata Dadan di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (31/5/2026) malam.

Ia menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah sebelum kembali ke Indonesia pada akhir Mei 2026 karena agenda kenegaraan.

Di Arab Saudi, Dadan juga mengunjungi Sekolah Indonesia Jeddah dan mengusulkan penerapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di luar negeri untuk pertama kalinya bagi anak pekerja migran Indonesia. Ia menyebut usulan itu telah disampaikan kepada Presiden Prabowo.

“Jika disetujui oleh Presiden, ini akan menjadi percontohan pertama (MBG di luar negeri),” ujarnya.

Dadan tiba di Indonesia pada gelombang pertama kepulangan jemaah haji, Senin malam (1/6/2026).

Dampingi Prabowo Cek SPPG Sebelum Dicopot

Presiden Prabowo Subianto meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palmerah, Jakarta, pada Selasa, (2/6/2026).
Presiden Prabowo Subianto meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palmerah, Jakarta, pada Selasa, (2/6/2026). (Sekretariat Kabinet)

Setelah beberapa jam tiba di Indonesia, Dadan kembali menjalankan agenda kerja.

Pada Selasa pagi WIB, ia mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palmerah, Jakarta Barat, serta pelaksanaan MBG di SMPN 111 Jakarta.

Saat di SPPG Palmerah, Dadan bahkan ikut menyambut kehadiran Presiden Prabowo.

Kunjungan itu berlangsung hanya beberapa jam sebelum pemerintah mengumumkan pergantian pimpinan BGN pada malam harinya.

Kejutan Pergantian dan Isu di Balik Layar

Pergantian dinilai mengejutkan karena dilakukan setelah agenda lapangan Presiden pada pagi hari yang sama.

Namun, sumber internal menyebut keputusan telah diambil beberapa hari sebelumnya.

Isu pergantian juga telah berembus di internal pemerintah, termasuk sorotan terhadap kinerja dan efisiensi anggaran.

“Ada salah satu lembaga, yang harusnya segera diganti. Karena kinerja dan pemborosan anggaran,” kata sumber kepada Tribunnews.com pekan lalu.

Dugaan Jual Beli Titik SPPG MBG

Istana juga merespons isu dugaan jual-beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG.

Pemerintah menyebut proses tersebut masih dalam audit internal.

“Semua sedang dalam proses audit internal. Itu bagian dari monitoring dan evaluasi terus menerus,” kata Prasetyo.

Baca juga: Emrus Kritik Teddy Bandingkan Kunjungan Luar Negeri SBY dan Prabowo saat Jawab Dino Patti Djalal

Dadan: “Beliau Paham yang Terbaik”

Menanggapi pencopotan, Dadan menyebut keputusan Presiden adalah kewenangan penuh kepala negara.

“Beliau paham betul yang terbaik,” kata Dadan.

Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan selama menjabat serta berharap program MBG terus berlanjut.

“Selamat bekerja kepada pimpinan BGN yang baru,” ujarnya. (Tribunnews.com/Acoz/Taufik Ismail/Kompas.com)

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved