Jokowi dan Kiprah Politiknya
Ray Rangkuti soal Jokowi Keliling Indonesia: Gerakan Politik hingga Sebut Jabatan Gibran dan Bobby
Pengamat politik Ray Rangkuti menilai rencana Joko Widodo atau Jokowi untuk berkeliling Indonesia tidak bisa dilepaskan dari aktivitas politik.
Ringkasan Berita:
- Ray Rangkuti menilai gaya komunikasi Jokowi kerap menyampaikan satu hal tetapi mengarah pada tujuan lain.
- Ia menegaskan bahwa ketika seorang politisi turun langsung ke masyarakat, hal itu merupakan bagian dari kerja-kerja politik.
- Ray menduga agenda keliling Indonesia juga berkaitan dengan kebutuhan politik keluarga Jokowi dan penguatan basis dukungan menjelang 2029.
TRIBUNNEWS.COM - Pengamat politik Ray Rangkuti menanggapi rencana Jokowi yang akan berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Ray, publik perlu memahami pola komunikasi politik yang selama ini kerap ditunjukkan mantan presiden tersebut.
Ray mengatakan, pernyataan Jokowi yang menyebut tidak memiliki agenda politik justru dapat dimaknai sebaliknya.
Ia menilai cara komunikasi Jokowi sering kali menyampaikan suatu pesan yang mengandung maksud lain.
"Kalau Pak Jokowi mengatakan ini enggak ada agenda politik, ya mungkin maksudnya itu ada tujuan politiknya. Kalau beliau mengatakan bahwa saya akan tinggal di Solo, mungkin maksud itu artinya beliau akan keliling se-Indonesia," kata Ray kepada Tribunnews, dalam acara Overview Tribunnews, Rabu (3/6/2026).
Menurut Ray, pola komunikasi seperti itu bukan hal baru.
Ia mencontohkan sejumlah pernyataan Jokowi pada masa lalu yang kemudian berkembang berbeda dari apa yang awalnya disampaikan.
Secara tidak langsung, Ray mengungkapkan bahwa masyarakat sudah cukup memahami gaya komunikasi Jokowi yang, menurutnya, sering mengarah pada tujuan lain yang tidak diungkapkan secara eksplisit di awal.
Selain itu, Ray menegaskan bahwa aktivitas seorang politisi yang turun langsung menemui masyarakat pada dasarnya merupakan bagian dari gerakan politik.
"Kalau seorang politisi turun ke rakyat, dia sedang melakukan gerakan politik. Jadi jangan ke mana-mana. Kalau politisi turun ke rakyat, dia sedang melakukan kerja-kerja politik," ujarnya lagi.
Ia menambahkan, langkah tersebut sebenarnya merupakan praktik yang wajar dalam dunia politik.
Menurutnya, para politisi memang seharusnya lebih sering hadir di tengah masyarakat dan tidak hanya muncul menjelang pemilu.
Politik Keluarga Jokowi
Lebih lanjut, Ray menilai terdapat kebutuhan politik yang berkaitan dengan posisi keluarga Jokowi saat ini.
Ia menyinggung sejumlah anggota keluarga Jokowi yang telah menempati jabatan politik strategis.
Mulai dari menantu yang menjadi gubernur, putra yang menjabat wakil presiden, hingga putra lainnya yang memimpin PSI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Joko-Widodo-Jokowi-di-Rakernas-Partai-Solidaritas-Indonesia-PSI-2026-di-Makassar.jpg)