Pimpinan BGN Diganti
Jadi Kepala BGN, Nanik Deyang Kejar Efisiensi Anggaran Besar-besaran dan Moratorium Dapur Baru
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, mengumumkan pihaknya akan melakukan efisiensi anggaran secara besar-besaran.
Ke depannya, Nanik mengatakan pihaknya akan berkomitmen untuk menjunjung tinggi transparansi kepada publik terkait realisasi program-program gizi pemerintahan.
"Kita akan adakan jumpa pers sesering mungkin, mungkin minggu depan juga kita akan jumpa pers lagi tentang, tema-tema yang lain, tapi sore hari ini kita bicara pada efisiensi anggaran," pungkasnya.
Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana beserta 2 wakilnya yakni Lodewyk Pusung dan Soni Sanjaya dari jabatannya.
Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja kabinet selama hampir satu setengah tahun terakhir.
Pencopotan Kepala BGN diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi pada Selasa (2/6/2026) malam.
Selain mengumumkan pencopotan pimpinan BGN, Mensesneg pun mengumumkan Nanik S Deyang menjadi pengganti Dadan Hidayana sebagai kepala BGN.
Kemudian Posisi wakil Kepala BGN kini diisi Agustina Arumsari dan Mayjen Eddy Trenggono.
Saat ini tiga mantan pimpinan BGN yakni Dadan Hindayana, Lodewijk Pusung, dan Sony Sanjaya berstatus tersangka dan ditahan penyidik Kejaksaan Agung buntut kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kepala-Badan-Gizi-Nasional-BGN-Nanik-S-Deyang-3210.jpg)