Munas HIPMI 2026
Di Munas HIPMI, Presiden Prabowo Sebut Pengusaha Banyak Dosa: Saya Kenal Semua
Prabowo mengingatkan kepada para pengusaha agar tidak melakukan pelanggaran hukum saat menjalankan bisnis.
Ringkasan Berita:
- Prabowo berseloroh bahwa banyak pengusaha Indonesia memiliki "dosa" karena dirinya mengenal banyak tokoh HIPMI sejak lama.
- Presiden mengajak para pengusaha meninggalkan masa lalu dan fokus membangun ekonomi nasional ke depan.
- Prabowo mengingatkan pengusaha agar tidak melanggar hukum karena teknologi AI kini memudahkan pengawasan dan pemeriksaan dokumen.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Novotel Bandar Lampung, Rabu, (10/6/2026).
Dalam pidatonya di depan para pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI, Presiden Prabowo sempat berseloroh bahwa banyak pengusaha di Indonesia yang memiliki dosa. Prabowo mengaku paham dengan kelakuan para pengusaha.
"Saudara-saudara saya mengajak sekarang ya karena ini HIPMI, pengusaha, pengusaha tunggu. Pengusaha Indonesia banyak dosanya, betul?" kata Prabowo.
Baca juga: Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor hingga Suspensi Tak Nyaman
Sambil tertawa, Prabowo menjelaskan alasan dirinya menyebut para pengusaha Indonesia banyak memiliki dosa.
Prabowo mengaku mengenal betul para tokoh HIPMI sejak dulu.
"Itu tokoh-tokoh HIPMI ini, gue kenal dari kecil. Bambang Wiyogo gue kenal, waktu dia masih punya rambut. Ini semua satu-satu gue kenal semua itu. Pak Cicip wah ini semua gue kenal semua itu. Bang Latief, gue juga kenal," katanya.
"Tapi sudah lah ya nggak apa-apa, dosa kita tutup. Kita bangkit ke depan," imbuhnya.
Prabowo mengingatkan kepada para pengusaha agar tidak melakukan pelanggaran hukum saat menjalankan bisnis.
Pemerintah sekarang ini melakukan pengawasan ketat yang dibantu teknologi.
"Jangan coba-coba melanggar hukum. Saudara akan kalah, kenapa? sekarang ada teknologi. Sekarang ada AI. Sekarang semua dokumen setebal ini bisa dibaca dalam 5 menit, kontrak setebal ini 5 menit," kata Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut Prabowo juga mengajak para pengusaha muda untuk mengambil peran dalam membangun ekonomi nasional.
Pemerintah saat ini mendorong hilirisasi untuk membangun industri nasional dengan meningkatkan kemampuan dalam mengolah seluruh komoditas Indonesia di dalam negeri.
“Dan yang paling penting, kita akan melakukan industrialisasi. Kita akan melaksanakan industrialisasi melalui hilirisasi. Semua komoditas kita akan kita olah dan akan menjadi industri-industri di Indonesia,” ujar Prabowo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Prabowo-Subianto-pidato-Munas-XVIII-HIPMI-di-Bandar-Lampung.jpg)