OTT KPK di Muara Enim
4 Bupati Muara Enim Terjerat Korupsi, Warga Gelar Ritual Tolak Bala Potong Dua Ayam
4 Bupati Muara Enim terjerat korupsi, terakhir Edison, warga gelar ritual tolak bala potong dua ayam di Pemkab Muara Enim, Rabu (10/6/2026).
Ringkasan Berita:
- Warga melakukan ritual menyembelih dua ekor ayam di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Rabu (10/6/2026).
- Ritual ini sebagai tolak bala dan doa bersama agar Kabupaten Muara Enim terhindar dari berbagai musibah, termasuk persoalan hukum yang menimpa para pemimpinnya.
- Penangkapan Bupati Muara Enim, Edison memperpanjang catatan kelam. Setidaknya ada empat bupati dan mantan bupati Muara Enim yang tercatat harus berurusan dengan meja hijau.
TRIBUNNEWS.COM, MUARA ENIM - Warga melakukan ritual menyembelih dua ekor ayam di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Rabu (10/6/2026).
Ritual ini sebagai tolak bala dan doa bersama agar Kabupaten Muara Enim terhindar dari berbagai musibah, termasuk persoalan hukum yang menimpa para pemimpinnya.
Diketahui pada awal pekan ini, Senin (8/6/2026) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Muara Enim dan Jakarta.
Sebanyak 10 orang diamankan, ujungnya 4 orang jadi tersangka. Mereka yakni Edison selaku Bupati Muara Enim, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2026, Abi Nurwardani.
Sementara dari pihak swasta, KPK menetapkan Adi Triadi yang merupakan keponakan bupati, serta Cory Erin Hardi selaku marketing PT Millenium Solusi Abadi.
Baca juga: Sosok Abi Nurwardani Sekdis Dikbud Muara Enim Tersangka OTT: Ketua PGRI dan CEO Klub Futsal Putri
Diketahui Penangkapan Bupati Muara Enim, Edison memperpanjang catatan kelam birokrasi di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Dalam kurun waktu satu dekade terakhir, daerah kaya sumber daya alam ini seolah tidak pernah lepas dari bayang-bayang gurita korupsi.
Setidaknya ada empat bupati dan mantan bupati Muara Enim yang tercatat harus berurusan dengan meja hijau.
Ritual Tolak Bala, Warga Potong 2 Ayam di Pemkab Muara Enim Pasca-OTT KPK
Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kepala daerah di Kabupaten Muara Enim menyisakan keprihatinan mendalam di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk keprihatinan sekaligus harapan agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di Bumi Serasan Sekundang, seorang warga secara sukarela melakukan ritual pemotongan ayam di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Rabu (10/6/2026).
Warga tersebut, Khairlani (50), asal Semende, menyembelih dua ekor ayam sebagai simbol tolak bala dan doa bersama agar Kabupaten Muara Enim terhindar dari berbagai musibah, termasuk persoalan hukum yang menimpa para pemimpinnya.
"Aksi ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar simbolis tolak bala dan doa bersama agar Kabupaten Muara Enim terhindar dari berbagai musibah, termasuk persoalan hukum yang menimpa para pemimpinnya," ujar Khairlani.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan bentuk rasa syukur atas tertangkapnya Bupati Muara Enim dalam OTT KPK, melainkan ungkapan keprihatinan sekaligus doa agar kejadian serupa menjadi yang terakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/tolak-bala-potong-ayam-di-muara-enim.jpg)