Jumat, 12 Juni 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Anak Orang Kaya Kini Tidak Terima MBG, Kepala BGN: Prabowo Langsung Senang Banget!

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ialah salah satu program prioritas pemerintah yang dihelat guna tingkatkan asupan gizi anak sekolah dan grup rentan

Tayang:
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: willy Widianto
Tribunnews.com/Taufik Ismail
FOKUS BGN - Kepala BGN Nanik S Deyang (tengah), Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari (Kanan) serta Mayjen TNI Trenggono (Kiri) usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026). BGN akan menghentikan sementara pembangunan dapur-dapur baru dan fokus menata 27.877 dapur atau SPPG yang sudah ada 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah kembali membahas arah kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional, khususnya terkait penentuan sasaran penerima manfaat agar penyalurannya dinilai lebih tepat sasaran.

Baca juga: Catatan Politik Bamsoet: MBG Untuk Penghormatan Pada Martabat Anak Usia Sekolah

Pembahasan tersebut mengemuka dalam pertemuan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (11/6/2026), yang salah satunya menyoroti kemungkinan penyesuaian kelompok penerima, termasuk wacana mengecualikan anak dari keluarga mampu dalam daftar penerima bantuan.

Nanik menjelaskan bahwa dalam evaluasi yang tengah dilakukan, pemerintah mempertimbangkan kembali kriteria penerima MBG agar program tersebut benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan. Salah satu opsi yang dibahas adalah pembatasan penerima dari kalangan keluarga mampu atau orang kaya.

“Misalnya gini. Anaknya orang-orang kaya. Maksudnya yang mampu, yang kaya nanti tidak dapat lagi,” ujar Nanik usai pertemuan dengan Presiden Prabowo.

Menurut Nanik, Presiden Prabowo Subianto memberikan respons positif terhadap usulan tersebut. Ia menyebut kepala negara menyambut baik arah evaluasi yang bertujuan meningkatkan efektivitas penyaluran program.

“Senang, senang banget,” ucap Nanik saat menjelaskan respons Presiden.

Meski demikian, Nanik menegaskan bahwa pembahasan lebih rinci terkait skema penyesuaian penerima MBG masih akan dilanjutkan dalam pertemuan berikutnya. Presiden Prabowo dijadwalkan kembali memanggil pihak BGN untuk mendalami data dan simulasi efisiensi program.

“Ini kan belum. Besok dibahasnya. Katanya besok sore. Angkanya sudah tapi kan tak laporkan Presiden dulu,” ujarnya.

Sebagai informasi, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang dirancang untuk meningkatkan asupan gizi anak sekolah dan kelompok rentan lainnya. Sejak mulai dijalankan, program ini menyasar peserta didik di berbagai jenjang pendidikan, terutama dari keluarga kurang mampu, dengan tujuan menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan dan konsentrasi belajar siswa di seluruh Indonesia.

Baca juga: Kepala BGN Nanik S Deyang Datang ke Istana Sebut Laporkan Kabar Gembira ke Presiden

Dalam pelaksanaannya, MBG selama ini difokuskan pada distribusi makanan bergizi di lingkungan sekolah dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga penyedia makanan lokal. Program ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini.

Seiring berjalan waktu, pemerintah kini melakukan evaluasi berkala terhadap data penerima untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh kelompok yang paling membutuhkan, sekaligus menjaga efektivitas dan keberlanjutan anggaran program di tengah skala pelaksanaan yang besar.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved