Harga BBM Naik
KSP Dudung Tanggapi Aksi Demo Mahasiswa: Kritik Harus Membangun, Bukan Meruntuhkan
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menanggapi aksi demonstrasi mahasiswa untuk menolak kenaikan harga BBM.
Keterangan yang mirip juga disampaikan oleh Ketua BEM FIB UI Muhammad Lintang Kharisma Azzim. Dia mengatakan massa mahasiswa juga sempat diadang saat tiba di kawasan Semanggi.
Lintang juga mengaku massa aksi sempat terpecah akibat penyekatan yang dilakukan aparat.
Sejumlah kelompok mahasiswa tertahan di beberapa titik berbeda, termasuk di sekitar Fairmont, Kemendikbud, dan depan Gedung DPR RI.
"Saya adalah salah satu bagian dari koordinator lapangan yang tadi massa kami terpecah oleh bentuk pencegatan dari kepolisian," ujarnya.
"Saya dengan lima teman-teman Kopaja yang tersisa di depan, kami terpecah," lanjut dia.
Meski demikian, massa mahasiswa akhirnya melakukan long march menuju kawasan TVRI untuk menyatukan kembali kelompok-kelompok yang terpisah. Sekarang rombongan mahasiswa yang masih terpencar sudah setengah jalan untuk tiba di Bundaran HI.
Baca juga: Alasan Polisi Adang Bus Mahasiswa UI Hendak Demo di Bundaran HI, Tak Beri Izin, Lokasi Dialihkan
Mereka menyampaikan lima tuntutan sebagai berikut.
- Menghentikan pemborosan APBN
- Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
- Menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih
- Menghentikan militerisme di ranah sipil
- Meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah
(Tribunnews/Febri/Mario Christian)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jenderal-TNI-Purn-Dudung-Abdurachman-menanggapi-aksi-demonstrasi.jpg)