Tanggal 13 Juni 2026 Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Peringatan dan Sejarahnya
Tanggal 13 Juni 2026 diperingati sebagai Hari Softball Sedunia, Hari Kesadaran Albinisme Internasional dan 2 peringatan internasional lainnya.
Peringatan ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2005 dan sejak itu menjadi momen untuk memperkenalkan softball kepada masyarakat yang lebih luas, dikutip dari National Today.
Softball sering dianggap sebagai versi baseball yang lebih sederhana.
Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Olahraga ini memiliki aturan, strategi, dan tingkat kompetisi yang tidak kalah menantang dibandingkan baseball.
Softball awalnya dikembangkan agar permainan serupa baseball dapat dimainkan dalam ruang yang lebih terbatas dan dapat diikuti oleh lebih banyak kalangan.
Permainan softball dilakukan di lapangan berbentuk berlian dengan empat base yang tersusun membentuk persegi.
Tujuan utama permainan adalah mencetak poin sebanyak mungkin dengan memukul bola dan berlari mengelilingi seluruh base hingga kembali ke home plate.
Dalam pertandingan resmi, softball umumnya berlangsung selama tujuh inning.
Setiap tim bergantian menjadi pemukul dan penjaga lapangan, dengan tujuan mengumpulkan skor lebih banyak daripada lawan.
Melalui Hari Softball Sedunia, berbagai komunitas olahraga mengadakan turnamen, pelatihan, hingga kampanye edukasi untuk memperkenalkan olahraga ini kepada generasi muda sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik.
2. Hari Kesadaran Albinisme Internasional (International Albinism Awareness Day)
Tanggal 13 Juni juga diperingati sebagai Hari Kesadaran Albinisme Internasional.
Peringatan ini ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 18 Desember 2014 dan mulai diperingati secara resmi sejak tahun 2015, dikutip dari Days of The Year.
Albinisme merupakan kondisi genetik langka yang menyebabkan tubuh memproduksi melanin dalam jumlah sangat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.
Akibatnya, penderita albinisme biasanya memiliki warna kulit, rambut, dan mata yang lebih terang dibandingkan populasi pada umumnya.
Selain memengaruhi penampilan fisik, albinisme juga sering disertai gangguan penglihatan dan risiko lebih tinggi terhadap kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari.
Hingga saat ini belum ditemukan obat untuk kondisi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Peringatan-13-Juni-2026.jpg)