Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI
Sambil Lesehan Bareng Polisi di Sudirman, Mahasiswa Serukan Mosi Tidak Percaya Prabowo-Gibran
Ketegangan antara mahasiswa dan polisi mereda ketika kedua pihak memilih duduk lesehan berhadapan di atas jalan raya.
Ringkasan Berita:
- Ratusan mahasiswa yang hendak menuju Bundaran HI dihadang barikade polisi di kawasan Bendungan Hilir.
- Ketegangan antara mahasiswa dan polisi mereda ketika kedua pihak memilih duduk lesehan berhadapan di atas jalan raya, menciptakan suasana yang lebih kondusif.
- Dalam orasinya, mahasiswa menyampaikan mosi tidak percaya kepada pemerintahan Prabowo-Gibran serta menuntut pemberantasan korupsi, perlindungan hak sipil, penolakan dwifungsi TNI, dan reformasi Polri.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di dekat kawasan Bendungan Hilir, ratusan personel Polri berdiri kokoh membentuk pagar betis, menghalau laju ratusan mahasiswa yang ingin merangsek berunjuk rasa menuju Bundaran Hotel Indonesia, Senin (15/6/2026).
Di hadapan barikade polisi yang berseragam lengkap, massa mahasiswa membentangkan spanduk-spanduk yang merekam kegelisahan mereka.
Ada spanduk serius bernada getir bertuliskan ‘Indonesia Gawat Darurat".
Namun, di sudut lain, terpampang pula tulisan nyeleneh nan menggelitik khas anak muda: "10+6=17, Wok Sekolah Dulu".
Ketegangan sempat meninggu di tengah jalan raya yang biasanya dipadati oleh lalu-lalang kendaraan tersebut.
Namun, ketika waktu beranjak sore, kedua belah pihak, ketegangan itu perlahan luruh, berganti dengan pemandangan yang berbeda.
Satu per satu mahasiswa mulai melipat kaki, lalu duduk lesehan di atas aspal jalan raya.
Tak berselang lama, pemandangan serupa ditunjukkan oleh para petugas kepolisian yang berjaga. Mereka ikut duduk lesehan berhadapan langsung dengan para demonstran.
Di tengah blokade jalan yang membuat Sudirman lumpuh total, aspal Sudirman mendadak berubah menjadi ruang hening.
Namun, kehedingan itu pecah saat salah satu orator dari massa mahasiswa mulai memimpin orasi.
Massa mahasiswa menyerukan mosi tidak percaya terhadap pemerintah Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo-Gibran.
Tak hanya itu, mereka membacakan sejumlah tuntutan soal praktik korupsi yang marak belakangan ini, menyerukan hak-hak sipil dan dwifungsi TNI dan reformasi Polri.
Baca juga: Polisi Bawa APAR dan Bentuk Barikade di Jalan Sudirman Jakarta Pusat Jelang Aksi Demo Mahasiswa
Sebagai informasi, hingga pukul 15.45 WIB, Jalan Jenderal Sudirman dari arah Senayan menuju Bundaran Hotel Indonesia masih dialihkan oleh petugas kepolisian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mahasiswa-dan-polisi-duduk-lesehan.jpg)