Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI
Pedemo Debat dengan Kapolsek Menteng di Jalan Thamrin Saat Coba Terobos Paksa ke Bundaran HI
Pedemo sempat berdebat dengan Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu yang terlihat memimpin anggota untuk menahan massa aksi
Ringkasan Berita:
- Pedemo sempat berdebat dengan Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu yang terlihat memimpin anggota untuk menahan massa aksi
- AKBP Braiel meminta masyarakat agar tidak melaksanakan aksi demonstrasi di Bundaran HI
- Arus lalu lintas tersendat karena massa aksi masih berada di jalan utama
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Massa tiba-tiba datang ke depan Gedung Thamrin Nine, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (15/6/2026) sore.
Pantauan wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti massa yang berjumlah puluhan orang tiba-tiba muncul di Jalan MH Thamrin arah Senayan.
Mereka terlihat membawa sejumlah atribut seperti poster tulisan, spanduk, hingga bendera dari sejumlah organisasi.
Terlihat bendera itu tertuliskan GMNI Jakarta Selatan, Front Mahasiswa Nasional (FMN) ranting Universitas Terbuka, PMII, dan lain sebagainya.
Mereka terlihat mengenakan almamater berbagai warna mulai dari kuning, hijau, biru hingga mengenakan kaos berwarna hitam.
Baca juga: Kisah Pedagang Kopi Keliling Saat Demo Mahasiswa di Kawasan Bundaran HI, Omzet Tembus Rp 1,2 Juta
Mereka mencoba merangsek masuk untuk menerobos ke arah Bundaran HI.
Namun, aksi mereka ditahan pihak kepolisian hingga berpindah jalur ke arah Istana Negara.
Bahkan, pedemo sempat berdebat dengan Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu yang terlihat memimpin anggota untuk menahan massa aksi tersebut.
Terlihat, massa aksi berteriak, menunjuk hingga mendorong AKBP Braiel dan anggota polisi lainnya yang sudah membuat barikade agar massa aksi tidak menerobos ke Bundaran HI.
Baca juga: Demo Cipayung Menggugat di DPR Sempat Memanas, Bentangkan Spanduk Tuntut DPR RI Bersikap
"Tolong buka, buka ini jalannya. Kita ingin ke Bundaran HI," teriak massa dari pengeras suara yang di bawa.
Namun, AKBP Braiel hanya meminta kepada masyarakat agar tidak melaksanakan aksi demonstrasi di Bundaran HI sambil mengangkat tangan dan memeragakan namaste.
"Iya mohon maaf, kami hanya melayani saudara-saudara, kita hanya mengayomi," ucap AKBP Braile
"Mengayomi yang mana? Kita cuma ini dibuka. Jangan kepung kami. Cepat buka," ucap massa yang lain.
"Iya kita fasilitasi, tapi kita putar balik lewat belakang terus kita ke kawasan Monas," jelas AKBP Braiel.
"Tidak bisa, kita mau lewat," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pedemo-dari-sejumlah-elemen-berdebat-dengan-Kapolsek-Metro-Menteng.jpg)