Selasa, 16 Juni 2026

Tahun Baru Islam

Sambut 1 Muharam, Ini 4 Tradisi Unik Masyarakat Indonesia yang Masih Dilestarikan

Masyarakat Indonesia memiliki beragam tradisi menyambut Muharam, seperti Pawai Obor, Tapa Bisu, hingga Kirab Kebo Bule.

Tayang:
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
PAWAI OBOR MUHARAM - Warga mengikuti pawai obor di Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/6/2025). Masyarakat Indonesia memiliki beragam tradisi menyambut Muharam, seperti Pawai Obor, Tapa Bisu, hingga Kirab Kebo Bule.(TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Ringkasan Berita:
  • Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026 dan diperingati sebagai awal tahun dalam kalender Hijriah.
  • Masyarakat Indonesia memiliki beragam tradisi menyambut Muharam, seperti Pawai Obor, Tapa Bisu, Sedekah Gunung Merapi, dan Kirab Kebo Bule yang sarat nilai budaya serta spiritual.
  • Tradisi-tradisi tersebut menjadi sarana memperkuat rasa syukur, introspeksi diri, kebersamaan, dan pelestarian warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

TRIBUNNEWS.COM - Tahun Baru Islam atau 1 Muharam merupakan momentum penting bagi umat Muslim di seluruh dunia karena menandai pergantian tahun dalam kalender Hijriah. 

Peristiwa ini diperingati setiap tanggal 1 Muharam dan menjadi saat yang tepat untuk melakukan refleksi diri, memperbanyak ibadah, serta memperkuat semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. 

Pada tahun 2026, 1 Muharam 1448 Hijriah jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, sementara malam pergantian tahun telah dimulai sejak waktu Magrib pada Senin, 15 Juni 2026.

Sejarah Tahun Baru Islam tidak dapat dipisahkan dari penetapan kalender Hijriah pada masa Khalifah Umar bin Khattab RA., dikutip dari baznas.go.id.

Saat wilayah kekuasaan Islam semakin luas, diperlukan sistem penanggalan yang baku untuk mendukung administrasi pemerintahan. 

Setelah melalui musyawarah para sahabat, peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah dipilih sebagai titik awal perhitungan kalender Islam.

Dari sinilah lahir kalender Hijriah yang hingga kini digunakan oleh umat Muslim di berbagai belahan dunia.

Bulan Muharam sendiri termasuk salah satu dari empat bulan suci atau Al-Asyhur Al-Hurum yang dimuliakan dalam Islam. 

Selain menjadi awal tahun baru Hijriah, Muharam juga dikenal sebagai bulan yang penuh keberkahan dan dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, termasuk berpuasa sunnah Tasua dan Asyura.

Di Indonesia, datangnya Tahun Baru Islam tidak hanya diperingati melalui kegiatan keagamaan seperti pengajian dan doa bersama, tetapi juga melalui berbagai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

Baca juga: Doa dan Dzikir Malam 1 Muharram, Menyambut Tahun Baru Islam dengan Ibadah

Tradisi merupakan kebiasaan atau praktik budaya yang dilakukan secara berulang oleh suatu masyarakat dan diwariskan dari generasi ke generasi. 

Meski berakar dari budaya lokal, banyak tradisi Muharam yang mengandung nilai-nilai religius, kebersamaan, rasa syukur, dan penghormatan terhadap warisan leluhur.

4 Tradisi Unik Menyambut 1 Muharram di Indonesia

Mengtuip dari Instagram @bimasislam, berikut empat tradisi unik masyarakat Indonesia dalam menyambut 1 Muharam yang masih terus dilestarikan hingga saat ini.

1. Pawai Obor 1 Muharam

Pawai obor menjadi salah satu tradisi paling populer dalam menyambut Tahun Baru Islam di berbagai daerah Indonesia. 

Kegiatan ini biasanya dilaksanakan setelah salat Isya pada malam 1 Muharam, ketika masyarakat berbondong-bondong berjalan mengelilingi kampung atau jalan utama sambil membawa obor yang menyala.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
VS
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved