Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI
Usai 2,5 Jam Tertahan, Massa Mahasiswa Balik Kanan dari Sudirman
Setelah tertahan sekitar 2,5 jam di Jalan Sudirman, massa mahasiswa membubarkan diri dan lalu lintas kembali berangsur normal.
Ringkasan Berita:
- Massa mahasiswa membubarkan diri setelah sekitar 2,5 jam tertahan di Jalan Jenderal Sudirman.
- Polisi mengawal massa kembali menuju Simpang Semanggi hingga depan Gedung DPR/MPR RI.
- Arus lalu lintas yang sempat lumpuh berangsur normal setelah barikade dibuka.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Setelah sekitar 2,5 jam tertahan di ruas Jalan Jenderal Sudirman menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), massa mahasiswa akhirnya membubarkan diri pada Senin sore (15/6/2026).
Penutupan jalan yang sempat memicu kemacetan panjang pun berakhir, dan arus lalu lintas mulai kembali normal.
Pantauan reporter Tribunnews.com di depan Gedung Jakarta Mori Tower, Jakarta Selatan, massa mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Hamka dan sejumlah elemen lainnya meninggalkan lokasi sekitar pukul 16.10 WIB.
Mereka dikawal personel kepolisian bermotor dengan melawan arus menuju Simpang Semanggi hingga ke depan gerbang utama Gedung DPR/MPR RI.
Barikade polisi yang sebelumnya membentang menutup akses menuju Bundaran HI mulai ditarik. Kendaraan yang sempat terjebak antrean panjang perlahan kembali bergerak, sementara situasi di ruas Jalan Sudirman berangsur kondusif.
Kemacetan Sempat Mengular
Sebelumnya, kepolisian menutup ruas Jalan Jenderal Sudirman tepat di depan Gedung Jakarta Mori Tower untuk menghalau massa mahasiswa yang hendak bergerak menuju kawasan Bundaran HI.
Akibat penutupan tersebut, arus kendaraan sempat tak bergerak. Antrean kemacetan mengular hingga sekitar 2,4 kilometer dari kawasan Bundaran Senayan dan Gelora Bung Karno (GBK).
Baca juga: Siasat Sekuriti Mori Tower Urai Macet Parah Imbas Blokade Demo di Sudirman
Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas
Untuk mengurai kepadatan, kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan sebagian kendaraan roda empat masuk melalui area Gedung Jakarta Mori Tower sebelum keluar menuju Bendungan Hilir.
Selain itu, sejumlah pengendara juga diminta memutar balik dengan melawan arus menuju Simpang Semanggi untuk menghindari titik kemacetan di sekitar lokasi aksi.
Mahasiswa Bawa Sejumlah Tuntutan
Aksi tersebut melibatkan mahasiswa dari BEM Universitas Bung Karno (UBK), Institut STIAMI, Universitas Trilogi, Universitas Muhammadiyah Hamka, Universitas Paramadina, serta sejumlah elemen mahasiswa lainnya.
Mereka menyuarakan tuntutan menyusul kenaikan harga BBM Pertamax, mulai dari desakan menurunkan harga BBM, menjaga stabilitas ekonomi, mengevaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga tuntutan pendidikan gratis dan berkualitas.
Baca juga: Mahasiswa Setop Mobil Dinas TNI di Bundaran HI, Minta Pengendara Bunyikan Klakson
Mahasiswa juga meminta penghentian sementara pelaksanaan MBG sampai evaluasi akuntabilitas selesai, menolak pembahasan RUU Polri, serta mendesak pemerintah menghentikan praktik militerisasi di ruang sipil.
Setelah massa meninggalkan lokasi, akses Jalan Jenderal Sudirman kembali dibuka dan arus kendaraan yang sempat lumpuh perlahan kembali bergerak normal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Polisi-mengawal-massa-demonstrasi-mahasiswa-yang-membubarkan-diri-Jalan-Jenderal-Sudirman.jpg)