Komunikasi Prabowo dengan Publik Disorot, Ray Rangkuti: Ini Problem Utama Pemerintahan
Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menyoroti keseriusan pemerintah untuk memperbaiki ruang komunikasi dengan publik,
"Nah, ini tantangan serius pada pemerintahan Pak Prabowo termasuk legislatif. Karena seperti yang saya sebutkan itu tadi, kalau peristiwa Agustus 2025 terjadi ya kan, pimpinan-pimpinan DPR memohon-mohon maaf ya, berjanji akan berubah, tapi apa, enggak butuh 1 tahun kok proses terjadi lagi ya. Undang-undang kepolisian diketuk dengan sangat cepat," lanjutnya lagi.
Sehingga, menurut Ray Rangkuti, belum terlihat perubahan yang nyata dari pemerintah.
Oleh sebab itu, tindakan konkret dinilai lebih penting daripada sekadar pernyataan lisan.
"Jadi enggak ada yang kelihatan, enggak ada yang berubah."
"Nah, oleh karena itulah kita perlu mungkin sampaikan sekarang yang paling penting itu bukan lisan, tapi tindakan," ucap Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) itu.
Perubahan di tubuh pemerintah juga dinilai perlu dibuktikan setelah peristiwa ini.
"Coba dibuktikan pasca ini bahwa pemerintah berubah. Ketua BGN kita harus meminta kepada DPR agar pembahasan biaya tahun ke depan itu dilakukan terbuka, bukan tertutup," imbuh Ray Rangkuti.
Diskusi Budiman dkk Digeruduk Mahasiswa
Sebelumnya, mahasiswa menggeruduk diskusi yang dihadiri Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko, dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono di Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin malam.
Dikutip dari TribunJogja.com, peristiwa bermula saat ketiga pejabat di Kabinet Merah Putih menghadiri diskusi dengan para mahasiswa.
Dalam diskusi ini, ketiga narasumber membuka ruang bagi mahasiswa untuk bertanya maupun mengkritik kebijakan pemerintah.
Dalam prosesnya, sejumlah mahasiswa naik ke panggung sambil meneriakan sejumlah kritikan kepada para narasumber.
Bahkan, sejumlah mahasiswa naik ke atas panggung sambil membentangkan spanduk berisi kritikan.
Karena situasi mengkhawatirkan, ketiga pejabat akhirnya dievakuasi oleh petugas.
Namun, upaya tersebut, mendapatkan perlawanan dari para mahasiswa dengan menghadang mobil yang dinaiki oleh ketiga pejabat tersebut.
Ratusan mahasiswa sudah menghadang mobil tumpangan para pejabat di luar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ray-rangkuti-nih-1.jpg)