Kamis, 28 Mei 2026

Jadi Pesaing Bitcoin, Popularitas Kripto Ini Sukses Jadi Alat Pembayaran Online Terlaris

Litecoin (LTC) muncul sebagai mata uang kripto yang banyak dipakai investor sebagai alat pembayaran belanja online di berbagai e-commerce.

Tayang:
Twitter Litecoin
Pamor Litecoin [LTC] kini makin meroket. Dalam setahun setidaknya ada sekitar 9,5 persen atau sekitar 88.295 pesanan yang melibatkan pembayaran LTC. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK – Menjadi satu–satunya mata uang kripto yang memiliki kapitalisasi terbesar dengan total 267,1 miliar dolar AS, tak lantas membuat Bitcoin diburu para investor sebagai alat pembayaran online.

Justru selama 2022, Litecoin (LTC) muncul sebagai mata uang kripto yang banyak dipakai investor sebagai alat pembayaran belanja online di berbagai e-commerce.

Platform CoinGate mengungkap dalam setahun setidaknya ada sekitar 9,5 persen atau sekitar 88.295 pesanan yang melibatkan pembayaran LTC.

Meski Litecoin masih di bawah Bitcoin, jumlah tersebut telah sukses mengungguli koin kripto terpopuler lainnya, termasuk Shiba Inu atau Dogecoin, seperti yang dikutip dari Finbold.

“LTC berada di belakang Bitcoin (BTC), namun posisi LTC tetap menjadi aset tertinggi untuk belanja online, diikuti oleh USDT dan Ethereum (ETH),” Ujar laporan yang dilis CoinGate.

Popularitas Litecoin mulai melejit sejak Januari tahun 2022, dimana pada bulan tersebut pembayaran barang dan jasa menggunakan koin LTC tembus mencapai 8.971 pesanan, hingga Litecoin sukses menduduki peringkat ke-13 berdasarkan kapitalisasi pasar.

Pengguna Litecoin melesat naik bukan tanpa alasan, ada beberapa faktor pendukung yang membuat para investor memilih Litecoin sebagai alat pembayaran, pertama Litecoin menawarkan biaya transaksi paling kecil diantara uang kripto lainnya yakni sekitar 0,0070 dolar AS per transaksi.

Baca juga: Langgar UU Transaksi Keuangan, Litecoin Delisting dari Bursa Kripto Korea Selatan

Kedua Litecoin memiliki jaringan pengiriman tercepat, dimana pengguna hanya perlu memakan waktu sekitar 2,5 menit untuk menambang satu blok transaksi, durasi tersebut lebih cepat ketimbang transaksi Bitcoin yang membutuhkan waktu mencapai 10 menit.

“Litecoin memiliki sejumlah keunggulan yang dapat memikat para investor seperti biaya yang murah serta waktu transaksi yang cepat, sehingga koin ini dapat mengalahkan mata uang kripto lainnya, ” jelas CoinGate.

Baca juga: IMF Tidak Izinkan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran yang Sah

Sebagai informasi, Litecoin yang merupakan modifikasi anyar dari kode Bitcoin saat ini dilaporkan mengalami peningkatan nilai harian sebesar 1,29 persen menjadi 97,20 dolar AS per koin diperdagang Coinmarketcap, Kamis (2/3/2023).

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved