Pabrik Toyota Angkat Bicara soal Transmisi Bermasalah Innova

Transmisi otomatis pada Innova merupakan jenis baru, AWR6B45 dengan 6-percepatan.

Pabrik Toyota Angkat Bicara soal Transmisi Bermasalah Innova
Alex Suban/Alex Suban
Teknisi melakukan pemeriksaan akhir mobil Toyota All New Kijang Innova di Pabrik Karawang I, Karawang Barat, Jawa Barat, Selasa (24/11/2015). Di pabrik itu, Menteri Perindustrian Saleh Husin juga menghadiri perayaan produksi Toyota All New Kijang Innova kemarin di pabrik itu yang dalam generasi ke-6 ini telah memiliki kandungan lokal hingga 85 persen. (Warta Kota/alex suban) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pada Oktober lalu, keluhan konsumen soal transmisi otomatis pada generasi baru MPV Innova muncul ke permukaan.

Diskusi dengan pihak Toyota Astra Motor (TAM) sudah dilakukan. Pihak produsen, Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), pun sudah menyoroti bagian yang dikeluhkan.

Innova dan SUV Fortuner diproduksi di pabrik pertama TMMIN di Karawang, Jawa Barat. Transmisi otomatis pada Innova merupakan jenis baru, AWR6B45 dengan 6-percepatan. 

Menurut penjelasan Direktur Karawang Plant Nandi Julianto, keluhan dianggap hanya terjadi pada konsumen yang sensitif.

“Kalau dari evaluasi kami tidak ada masalah. Pola mengemudi konsumen kan berbeda-beda, jadi ada yang sensitif,” kata Nandi saat ditemui di Karawang Plant II, Senin (18/12/2016).

Seperti diberitakan sebelumnya, masalah pada transmisi tersebut adalah gejala melompat saat perpindahan gigi diikuti suara “duk” keras yang terasa di kabin.

Selain itu, konsumen juga mengeluhkan pergeseran tuas transmisi dari “P” ke “R” yang terasa keras atau macet.

Nandi menjelaskan, tim dari TMMIN sudah melaksanakan pengujian dengan kondisi sesuai referensi keluhan konsumen.

Hasilnya diklaim tidak ada masalah. Hanya, buat konsumen yang sensitif, hal itu dikatakan butuh sedikit penyesuaian. 

“Kalau ada yang bermasalah seperti itu, kami siapkan remapping untuk electronic control unit (ECU). Kami berikan ke diler, jadi nantinya jadi petunjuk diler,” ujar Nandi. 

(Febri Ardani Saragih/kompas.com)

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved