GIIAS 2018

1.000 Unit AMMDes Dipesan Pengusaha Bangladesh

Setelah resmi diluncurkan Jokowi, beberapa pejabat daerah yang rata-rata berasal dari Pulau Jawa langsung mengkontaknya untuk memesan unit AMMDes.

1.000 Unit AMMDes Dipesan Pengusaha Bangladesh
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo (kiri) saat meninjau Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDES) disela pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke- 26 di Indonesia Convention Exhibition Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (2/8/2018). GIIAS 2018 yang berlangsung 2 - 12 Agustus 2018 diikuti oleh 25 merek mobil dan 11 merek sepeda motor anggota Gaikindo yang menghadirkan 40 mobil keluaran baru dan sejumlah mobil konsep. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Resmi diluncurkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo ( Jokowi), Alat Mekanis Multiguna Pedesaan ( AMMDes) sukses menjaring banyak konsumen di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.

Sejak dibuka dari 2 Agustus, angka pemesanan mencai ribuan unit. Menariknya, kendaraan buatan lokasl asal Klaten, Jawa Tengah ini, bukan hanya dipesan pengusaha dan pejabat lokal di beberapa daerah di Tanah Air, tapi juga pengusaha dari mancanegara.

"Sambutannya positif, untuk pesanan dalam negeri masih dievaluasi tim, tapi yang langsung saya terima itu dari Bangladesh, mereka pesan 1.000 unit di ekspor ke negaranya," kata Sukiat, Presiden Komisaris PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI) dan PT Kiat Mahesa Wintor Distributor (KMWD), saat dihubungi, Senin (13/8/2018).

Menurut Kiat, setelah resmi diluncurkan Jokowi, beberapa pejabat daerah yang rata-rata berasal dari Pulau Jawa langsung mengkontaknya untuk memesan unit AMMDes.

Begitu juga para tamu-tamu undangan dari negara tetangga yang datang ke pameran.

Baca: Infinix Smart 2 Maknai Value for Money dari ‘Perangkat Murah’

Untuk 1.000 unit yang dipesan ke Banglades sendiri nantinya akan digunakan sebagai alat pertanian, namun fungsinya akan dilengkapi peralatan yang berbeda-beda.

Selain, AMMDes, unit lain yang dipesan adalah kendaraan perkebunan Wintor.

Sayangnya, meski sudah ada pemesanan namun Kiat menjelaskan bila proses pengiriman kemungkinan besar baru dilakukan pada 2019 awal.

Hal ini karena menunggu proses perizinan dari Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan.

"Ya kemungkinan tahun depan, kalau sesuai rencana itu kami baru mulai produksi massal awal 2019. Mudah-mudahan kendaraan buatan Klaten, karya lokal ini diterima dengan baik dan membantu menggerakan perekonomian desa," ujar Kiat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "AMMDes Terima Pesanan dari Bangladesh Ribuan Unit" 

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved