Breaking News:

Material Pelek Toyota Innova, Sienta, dan Fortuner Dipasok dari INALUM

INALUM memasok kebutuhan Aluminium Foundry Alloy di PAKO untuk produksi pelek Toyota Kijang Innova, Fortuner, dan Sienta.

TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Hasil modifikasi Toyota Sienta dipamerkan pada Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 yang digelar di gedung ICE, BSD City, Tangerang, Minggu (13/8/2017). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), menandatangani MoU penggunaan Aluminium Foundry Alloy (aluminium paduan A365) untuk produksi pelek mobil Toyota produksi TMMIN (14/2/2019)

Penandatangan nota kesepahaman ini turut disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, dan pejabat tinggi daerah.

Keberhasilan INALUM menjadi pemasok lokal aluminium dengan spesifikasi khusus ini, menjadi bentuk dukungan untuk menekan impor bahan baku otomotif yang saat ini sedang menjadi perhatian utama.

"INALUM sebagai satu-satunya Smelter aluminium di Indonesia, bangga bisa menjadi pemasok aluminium yang akan digunakan untuk manufaktur produk TMMIN. Langkah ini adalah salah satu wujud INALUM sebagai induk holding industri pertambangan dalam melaksanakan mandat dari pemerintah Republik Indonesia untuk hilirisasi produk aluminium, salah satunya dengan mendorong peningkatan industri otomotif nasional melalui pemakaian produk aluminium yang kami produksi," ujar Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium.

Budi menambahkan bahwa INALUM memiliki prospek untuk memasok hingga 150 MT/bulan Foundry Alloy ke PT Pakoakunia (PAKO) yang merupakan perusahaan pemasok velg untuk pabrikan-pabrikan otomotif di Indonesia.

Angka ini ditargetkan akan terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya.

Dalam mengembangkan aluminium untuk bahan baku velg ini, INALUM bekerja sama dengan PAKO dan TMMIN sejak tahun 2017 yang lalu.

Kerjasama yang dilakukan meliputi area studi kelayakan; pengembangan spesifikasi material aluminium termasuk di dalamnya pengecekan komposisi unsur kimia, struktur metalurgi, hasil pengecoran ingot; evaluasi material (tingkat kekerasan, performa) hingga persiapan produksi massal.

Baca: Akui Salah Strategi, Penjualan Toyota Sienta Tak Berkembang

Dengan adanya pasokan Aluminium Foundry Alloy dari INALUM, impor Aluminium Foundry Alloy di sektor industri otomotif dapat dikurangi secara bertahap sehingga memberi dampak positif berupa potensi penghematan devisa sebesar 1,3 juta dolar Amerika Serikat per tahun di tahap awal.

“TMMIN mendukung dan menyambut baik upaya INALUM dalam melokalkan ingot (aluminium batangan, Red) untuk pelek kendaraan. Keberhasilan INALUM ini akan memberikan dampak yang besar bagi penguatan struktur industri otomotif nasional, tahan banting terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah dan juga mempercepat tercapainya Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) murni produk-produk otomotif Indonesia yang semakin tinggi. Pada gilirannya dapat meningkatkan competitiveness (daya saing) industri nasional,” tutur Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur TMMIN.

Di tahap awal, INALUM memasok kebutuhan Aluminium Foundry Alloy di PAKO untuk produksi pelek Toyota Kijang Innova, Fortuner, dan Sienta.

Berita ini sudah tayang di  gridoto berjudul Kurangi Impor, Toyota Indonesia Pakai Aluminium Lokal di Pelek Mereka

Sumber: Gridoto
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved