Honda Beri Sinyal Brio Satya Bakal Dibanderol Lebih Mahal

PT Honda Prospect Motor (HPM) merupakan salah satu merek yang ikut program Kendaraan Bermotor Hemat Energi

Honda Beri Sinyal Brio Satya Bakal Dibanderol Lebih Mahal
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Pengunjung melihat-lihat All New Honda Brio pada acara Launching Exhibition All New Honda Brio dan New Honda HR-V di Trans Studio Mall (TSM), Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jumat (3/8/2018). Honda Brio generasi kedua ini mengalami perubahan dari generasi sebelumnya yang menekankan pada sisi desain yang semakin dinamis dan sporty, dimensi yang lebih besar, serta ruang kabin dan bagasi yang semakin lapang. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Honda Prospect Motor (HPM) merupakan salah satu merek yang ikut program Kendaraan Bermotor Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) atau yang dikenal dengan sebutan low cost green car ( LCGC).

Model jagoannya, yaitu Brio Satya. Pemerintah melalui Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto telah mengeluarkan rencana pengenaan pajak kendaraan berdasarkan emisi.

Salah satunya, LCGC mendapatkan tambahan pajak tiga persen dari sebelumnya yang tidak mendapatkan pajak.

Direktur Pemasaran dan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy mengatakan, efek yang paling besar otomatis harga jualnya menjadi tidak murah lagi, karena akan mengalami kenaikan.

Baca: Toyota Bicara Mobil LCGC yang Dinilai Masih Positif di Pasaran

"Awal-awal pastinya akan terjadi penurunan penjualan di segmen LCGC ini, karena harganya jelas menjadi lebih mahal," ucap Jonfis di acara media test drive Brio di Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/3/2019).

Meski begitu, Jonfis pun tidak mau berandai-andai terlalu jauh karena peraturannya sendiri belum jelas. Namun dia sudah bisa membaca bahwa akan diarahkan ke kendaraan listrik ataupun hibrida.

"Jadi kita harus tahu dulu detailnya seperti apa, karena kalau tidak akan sulit. Paling mungkin, efeknya ke harga jual dari produknya itu sendiri," ucap Jonfis.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kena Pajak 3 Persen, Harga "Mobil Murah" Honda Makin Mahal" 

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved